Busana Muslimah

Busana Muslimah, Cocok Untuk Yang Muda dan Bergaya

Kaos Murah

Kaos Murah, Keren dan Gaul

Jaket

Jaket Murah, Keren dan Gaul

Jilbab

Jilbab Murah dan Keren

Kaos

Kaos Dakwah Islami

Kaos

Kaos Dakwah Islami Keren

Kaos

Kaos Bisnis Sukses Tanpa Riba

Kaos Dakwah Islami

Katakan Tidak Pada Riba

Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Januari 2020

TEKNIK MEMBUAT MEREK / BRAND DAN PROMOSI BRAND

Sahabat sesuai dengan sesuai janji saya sebelumnya bahwa di Group ini kita akan belajar dan bahas bagaimana cara membuat merek atau brand produk yang baik.

Seperti semua aspek lain dari pengembangan bisnis, membuat rencana branding membutuhkan pengumpulan informasi.

Tujuannya adalah untuk mempelajari semua yang Anda dapat tentang pelanggan dan pesaing Anda sehingga Anda dapat menyesuaikan branding dan pesan Anda.

Jika Anda telah memiliki rencana bisnis atau rencana pemasaran digital, Anda sudah memiliki beberapa informasi yang Anda butuhkan untuk strategi branding Anda. Jika tidak, sekarang waktunya untuk melakukannya.

Dalam panduan pemasaran digital ini, saya membahas pertanyaan-pertanyaan kunci berikut dan menunjukkan kepada Anda cara mendapatkan jawaban yang Anda butuhkan:

- Apa target pemirsa saya?

- Siapa pelanggan tipikal saya?

- Siapa pesaing langsung terbesar saya?

- Apa kekuatan dan kelemahan mereka?

- Apa keunggulan yang dimiliki bisnis saya terhadap para pesaing saya?

Pertanyaan penting lainnya yang harus dijawab untuk strategi branding Anda meliputi:

- Apa misi dari bisnis saya? Apa visinya?

- Nilai dan kualitas apa yang saya inginkan agar dikaitkan dengan bisnis saya?

- Apa yang saya ingin orang pikirkan dan rasakan tentang bisnis saya?

Pikirkan merek utama apa pun yang Anda sukai dan Anda akan menyadari bahwa mereka diluar sana telah melalui proses ini, tetapi mereka bukan satu-satunya.

Setiap bisnis beroperasi di ceruk khusus untuk melayani pelanggan tertentu. Dan semua bisnis bertujuan berbeda dari pesaing mereka, baik dalam berbagai layanan yang ditawarkan, atau cara mereka menawarkan layanan tersebut.

Pertanyaan-pertanyaan yang tercantum di atas akan membantu Anda mengartikulasikan perbedaan-perbedaan tersebut dan untuk mencapai beberapa kesimpulan tentang konsep dan gagasan yang paling mewakili merek Anda.

Setelah Anda memahami konsep-konsep tersebut, segera tentukan apa nama BRAND PRODUK Anda.

Setelah mempunyai brand, maka lakukan langkah selanjutnya yaitu :

1: RANCANG LOGO BISNIS ANDA

Jika Anda berpikir tentang merek yang paling dikenal di dunia, Anda mungkin dapat membayangkan logo mereka dengan segera.

Lihat logo-logo itu dan Anda memunculkan kenangan tentang hubungan Anda dengan merek tersebut. Karena logo Anda adalah salah satu hal pertama yang dilihat orang, itu adalah tempat yang bagus untuk memulai dengan strategi pencitraan merek Anda.

Singkatnya, logo yang bagus membuat bisnis Anda mudah di ingat. Tujuannya adalah untuk pelanggan yang telah melihat logo Anda beberapa kali akan mulai mengenalinya sehingga ini akan membangun merek bisnis yang kuat.

2. PILIH SLOGAN DAN TAGLINE

Setelah logo Anda, bagian terpenting berikutnya dari branding adalah slogan bisnis, perusahaan atau produk Anda. Juga dikenal sebagai tagline, ini adalah frasa singkat atau kalimat yang merangkum pesan paling penting yang ingin Anda sampaikan kepada pelanggan Anda tentang bisnis atau produk Anda.

Hal ini sangat penting untuk pemasaran di mana orang tidak dapat melihat logo Anda, seperti ketika mendengarkan podcast atau iklan radio. Slogan bisnis ini akan membangun merek bisnis yang kuat.

Contoh-contoh Slogan dan Tagline :

“Orang Pintar Minum Tolak Angin” (Tolak Angin)

 “Orang Bejo Minum Bintang Toedjoe Masuk Angin” (Bintang Toedjoe Masuk Angin)

“Think Different” (Apple)

“Teman segala suasana” (Raja Cemilan : Kopi RI dan Keripik Jamur KTM).

Satu-satunya slogan yang baik adalah slogan yang mudah diingat orang, sehingga membuatnya menarik sehingga melekat di benak orang.

Jaga slogan Anda sependek mungkin. Ini memiliki dua keunggulan utama. Pertama, semakin pendek, semakin mudah diingat. Kedua, semakin pendek, semakin mudah Anda dapat memasukkannya ke dalam iklan spanduk, logo situs web, dan materi promosi lainnya.

3. PROMOSIKAN BRANDING ANDA

Ketika Anda sudah siap mempromosikan branding Anda, satu metode yang dapat Anda gunakan adalah membuat iklan.

Iklan bisa berupa spanduk atau banner baik secara offline ataupun online yang dapat membantu menarik pelanggan dan mempromosikan bisnis Anda yang pada akhirnya akan membangun merek bisnis yang kuat.

Ketika mereka menggabungkan logo, slogan dan warna merek Anda, mereka dapat membantu orang untuk menjadi akrab dengan bisnis Anda dan mulai mengasosiasikan branding itu dengan Anda.

4. BUATLAH FOTO DAN VIDEO

Penelitian telah membuktikan bahwa foto dan video yang dishare secara online adalah tren besar dan ini bisa Anda gunakan sebagai cara untuk membangun merek bisnis yang kuat.

Foto dan Video mendapat lebih banyak perhatian daripada teks dan membuat orang tetap terlibat dan berada di situs Anda lebih lama. Itulah mengapa sangat penting untuk memasukkan pembuatan foto dan video explainer dalam rencana branding bisnis Anda.

5. MEMBUAT KARTU NAMA

Walaupun kita hidup di era digital marketing, kartu nama masih merupakan salah satu cara terbaik dan tercepat untuk memberikan pelanggan atau mitra informasi kontak Anda.

Kartu nama bisa menjadi cara profesional untuk membagikan informasi bisnis utama Anda dan ini bisa menjadi bagian untuk membangun merek bisnis yang kuat, terutama pada acara tatap muka atau kopdar. Karena Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan menemui calon pelanggan, Anda perlu memiliki kartu nama bersama Anda setiap saat.

Kartu bisnis Anda adalah alat pemasaran langsung yang sangat baik dan kesempatan pertama Anda untuk membuat kesan yang baik. Serta logo dan tagline Anda, kartu nama dapat menampilkan nilai, keyakinan, dan keahlian Anda.

ANDA PENJUAL ATAU PEBISNIS?


Banyak orang menganggap bahwa bila ia sudah bisa menjual sesuatu maka ia bisa disebut sebagai pebisnis.

Itu tidak salah namun juga tidak sepenuhnya benar. Mengapa?

Ada perbedaan antara penjual dan pebisnis, namun punya satu kesamaan yaitu memperoleh keuntungan.

Baik berjualan maupun berbisnis tujuan utama mereka adalah untung.

Nah yang membedakan mereka adalah :

1. FOKUSNYA

Penjual umumnya hanya berfokus pada bagaimana cara menjual produknya agar bisa dibeli konsumen.

Pebisnis berfokus pada membangun Branding.

Walaupun nanti endingnya sama yaitu produknya bisa laku terjual namun ada perbedaan disudut promosi maupun pola berjualannya.

2. TUJUANNYA

Penjual membuat tujuan jangka pendek, yaitu untung saat ini.

Pebisnis membuat tujuan jangka panjang, yaitu keuntungan terus menerus di masa depan.

Itulah mengapa pebisnis mencintai proses perjalanan usaha jualannya, sedangkan penjual lebih mencintai bagaimana caranya ia bisa menjual produknya.

Makanya jangan heran bila penjual gampang gulung tikar saat usahanya sepi penjual. Sedangkan pebisnis tidak gampang menyerah dan langsung gulung tikar, karena tujuan ia adalah jangka panjang bukan jangka pendek.

3. INOVASINYA

Penjual umumnya tidak memikirkan inovasi dalam produk, selama produk bisa terjual itu sudah cukup.

Lain hal dengan pebisnis, ia akan terus berinovasi dengan produk yang ia jual, baik itu kemasan, varian, maupun promosi, bahkan sampai lokasi bisnis dilakukan inovasi.

4. SISTEMNYA

Penjual bisa dibilang hampir tidak memiliki sistem dalam berjualan. Pertemuan antara pembeli dan penjual kemudian terjadi transaksi sudah cukup bagi dia.

Berbeda dengan pebisnis, ia akan mengembangkan sistem bisnisnya, dimana para pebisnis berharap suatu saat nanti ia bisa tidak lagi terjun dalam bisnisnya, tetapi bisnis tersebut bisa terus berjalan.

Artinya bisnis tersebut bisa berjalan auto pilot tanpa mengharuskan kehadirannya dalam bisnis itu.

5. PENCARI UANG VS MAGNET UANG

Penjual memerlukan ektra kerja keras agar bisa terus menjadi pencari uang.

Sedangkan pebisnis adalah magnet uang yaitu uang yang mencari mereka.

Mengapa begitu? Karena walaupun mereka sama-sama pencari keuntungan namun ada perbedaan dari pola membangun jualannya. Yaitu Branding tadi.

Konsumen akan bergerak sendiri kearah produk pebisnis karena Branding yang dibangun pebisnis.

Itulah perbedaan antara penjual dan pebisnis.

Saya memberikan contoh riil yaitu penjual ayam goreng misalnya, yaitu antara ayam goreng penjual biasa dengan ayam goreng “BURGER KING” atau “MC DONALD” apakah sama?

Penjual ayam goreng biasa adalah “PENJUAL” sedangkan Pemilik BK dan MC D adalah pebisnis.

Nah sekarang ubah mindset Anda janganlah hanya menjadi penjual tetapi menjadi pebisnis, agar usaha Anda bisa Anda wariskan kepada anak cucu.

Menarik bukan, menjadi pebisnis itu?

MEMBENTUK KEBIASAAN YANG TEPAT


Seorang wanita muda berjalan ke laboratorium. Selama dua tahun terakhir, ia telah mengubah kehidupannya. Saat ini Dia berhenti merokok, suka lari maraton, dan mendapat promosi di pekerjaannya. Pola-pola di dalam otaknya, menurut data ahli saraf, telah berubah secara luar biasa.

Marketing di Procter & Gamble hampir putus asa mencari cara untuk menjual sabun baru bernama Febreze. Produk ini akan menjadi kegagalan terbesar dalam sejarah perusahaan. Tiba-tiba, salah satu dari mereka mendeteksi pola yang nyaris tak terlihat. Dan dengan sedikit perubahan dalam iklan, Febreze menghasilkan lebih dari satu miliar dolar setahun. Wow!

CEO baru mengambil alih perusahaan yang hampir bangkrut. Yang mengherankan langkah pertamanya bukan memperbaiki kinerja keuangan. Ia malah mengubah satu kebiasaan di antara karyawannya, yaitu tentang keselamatan kerja. Dan tidak lama perusahaan itu menjadi perusahan berkinerja terbaik dan mendapat banyak profit. Kok bisa?

Apa kesamaan kasus-kasus di atas? Mereka mencapai kesuksesan dengan berfokus pada apa yang membentuk setiap aspek kehidupan kita. Mereka berhasil dengan cara MENGUBAH KEBIASAAN.

Belajar tentang Habit akan menjelaskan mengapa kebiasaan ada dan bagaimana mereka dapat diubah.  Membantu kita memahami sifat manusia dan potensi untuk berubah menjadi jauh lebih baik.

Selama ini kita belajar bagaimana cara berubah. Beberapa gagal meskipun sudah bertahun-tahun mencoba. Sementara yang lain tampaknya mengubah diri mereka sendiri secara ajaib dalam satu malam.

Pada intinya, Belajar tentang Habit punya argumen yang mengasyikan:

Kunci untuk berolahraga secara teratur, menurunkan berat badan, membesarkan anak-anak yang luar biasa, menjadi lebih produktif, membangun perusahaan, dan mencapai kesuksesan adalah dengan MEMBENTUK KEBIASAAN YANG TEPAT.

Sabtu, 28 April 2018

STRATEGI MENINGKATKAN OMSET BISNIS KULINER


Pada umumnya semua orang yang menjalankan bisnis menginginkan bisnisyang http://www.gusdarbisnis.cf/2018/04/strategi-meningkatkan-omset-bisnis.html dengan menghasilkan pendapatan yang selalu meningkat bukan?

Hal tersebut berlaku untuk semua jenis bidang bisnis yang dijalankan seorang pelaku bisnis, termasuk para pelaku bisnis kuliner.

Baik itu berjualan makanan berupa makanan berat seperti nasi goreng, makanan khas daerah, kue, ataupun aneka jenis makanan lainnya. Dimana seperti yang kita ketahui bahwa menjalankan bisnis kuliner memerlukan strategi tersendiri.

Mengingat bisnis ini merupakan salah satu bisnis yang cukup digemari dan memiliki banyak pesaing. Sehingga ketika anda sebagai pelaku bisnis kuliner ini menginginkan bisnisnya tetap berjalan lancar, dan sukses maka perlu melakukan strategi untuk meningkatkan omset penjualannya.

Untuk meningkatkan omset bisnis kuliner ini tidaklah mudah, Anda sebagai pelaku bisnis harus memperhatikan segala aspek yang ada pada bisnis, strategi meningkatkan omset bisnis kuliner Anda, yaitu :

1. Meningkatkan Taqwa dan Sedekah

Pahamilah bahwa sehebat apapun strategi yang kita gunakan untuk meningkatkan omset bisnis kuliner kita, tidak ada artinya tanpa ridho Allah SWT. Oleh karena itu sudah sepatutnya kita selaraskan diri kita dengan meningkatkan taqwa kita.

Sadari juga bahwa rezeki itu dari Allah, sudah sepantasnya kita mengucapkan syukur kita kepada Allah dengan memberikan minimal 10% penghasilan kita untuk sedekah.
Lakukanlah ini bila kita ingin meningkat bisnis kita.

2. Menjaga Mutu makanan bisnis kuliner Anda
Dalam menjalankan bisnis makanan maka menjaga kualitas makanan ini penting untuk terus dilakukan.

Terlebih lagi kualitas makanan ini dapat menjadi bahan penilaian konsumen dan mempengaruhi terhadap keputusan konsumen apakah akan kembali untuk membeli terhadap makanan tersebut lagi atau tidak.

Apalagi konsumen sekarang dapat dengan mudah menilai keunggulan dan kelemahan dari makanan yang ditawarkan dengan banyaknya pesaing kita. Hal tersebut membuat konsumen dapat membandingkan antara makanan satu dengan makanan yang lainnya.

Oleh karena itu untuk anda yang ingin meningkatkan omset penjualan makanan dapat memperhatikan kualitas makanan agar tetap terjaga baik itu dari segi rasa, kebersihan, tampilan, cara penyajian dan bahkan kenyamanan serta kebersihan tempat makan tersebut.

Ketika anda telah dapat menjaga kualitas makanan yang ditawarkan maka bukan hanya meningkatkan omset penjualan tetapi juga akan memberikan pengaruh terhadap integritas bisnis anda. Selain itu, ketika anda berupaya menaikkan harga makanan pun maka tidak akan menjadi masalah bagi konsumen asalkan tetap menjaga kualitas makanan.

3. Melakukan promosi
Meningkatkan omset penjualan makanan dengan melakukan promosi ini memang telah menjadi hal yang penting untuk dilakukan dan seharusnya Anda lakukan. Janganlah pernah berhenti melakukan promosi.

Anda sebagai pelaku bisnis makanan harus memahami terkait kelebihan promosi. Dimana dengan melakukan promosi maka produk makanan anda akan semakin dikenal oleh masyarakat.

Anda dapat melakukan promosi melalui berbagai macam media yang dapat memberikan hasil yang lebih efektif dan efisien yakni dengan menggunakan media online maupun offline.

Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini banyak pelaku bisnis yang melakukan promosi melalui media sosial. Yang mana dengan media sosial maka produk makanan yang anda tawarkan dapat lebih mudah sampai di masyarakat dan menarik perhatiannya.  Sehingga secara tidak langsung hal tersebut pun mampu meningkatkan omset penjualan makanan.

4. Meningkatkan pelayanan
Apapun jenis bisnis Anda pasti akan melakukan pelayanan bagi konsumen. Hal ini merupakan faktor penting juga dalam bisnis, apalagi bisnis kuliner.

Dalam memberikan pelayanan terbaik pada saat menjalankan bisnis ini juga memiliki kaitan untuk meningkatkan omset selain menjaga kualitas makanan.

Yang mana ketika bisnis mampu memberikan pelayanan yang terbaik maka secara langsung juga akan meningkatkan kualitas makanannya. Hal tersebut dikarenakan para konsumen merasa nyaman untuk kembali menikmati makanan yang ada.

Seperti misalnya ketika karyawan anda atau anda sendiri bersikap ramah terhadap konsumen maka konsumen pun tak segan-segan untuk menjadi pelanggan setia dan secara otomatis akan mampu meningkatkan omset penjualan makanan yang anda tawarkan tersebut.
Buatlah pola pelayanan yang terbaik bagi konsumen bisnis kuliner Anda.

5. Membuat Strategi Penjualan Unik dan berbeda*
Banyak cara strategi penjualan yang unik dan berbeda untuk meningkatkan omset bisnis kuliner Anda. Sekali lagi, insya Allah dalam kelas belajar di BSTR Anda akan banyak memperoleh ini.

Salah satunya dengan memberikan promo dan diskon. Memberikan promo dan diskon ini merupakan salah satu cara yang cukup efektif untuk meningkatkan omset penjualan makanan.

Anda sebagai pelaku bisnis dapat memberikan promo dan diskon pada saat ada kegiatan atau event tertentu yang memiliki peluang bagus untuk mendatangkan konsumen.

Dengan begitu maka banyak konsumen yang tertarik dan membeli produk makanan yang ditawarkan sehingga dapat meningkatkan omset penjualan.

Atau membatasi jam operasional bisnis kuliner Anda. Banyak contoh dari pebisnis kuliner yang menggunakan pola strategi ini dalam penjualan mereka. Contohnya Gudeg Pawon di Jogja.
Maka buatlah strategi penjualan yang unik dalam bisnis kuliner Anda.

6. Melakukan evaluasi bisnis kuliner Anda dan Pesaing.

Dalam meningkatkan omset penjualan makanan bisa juga dengan cara melakukan evaluasi bisnis. Dengan melakukan evaluasi bisnis, maka anda dapat mengetahui apa saja yang dirasa kurang ataupun masih belum benar dalam memberikan pelayanan, melakukan promosi dan lain sebagainya yang dapat menghambat keinginan anda untuk meningkatkan omset penjualan.

Disamping Anda juga harus menganalisa strategi penjualan yang digunakan oleh pesaing Anda, kemudian buatlah USP bisnis kuliner

Setelah itu, anda harus dapat memperbaikinya dengan baik mengingat para pelaku bisnis lain pun juga ingin meningkatkan omset penjualan makanannya. Sehingga jika anda tidak begitu tanggap dan bertindak cepat akan membawa dampak buruk seperti ketertinggalan dalam bersaing.

7. Menjadikan lokasi bisnis kuliner Anda agar strategis.

Menjadikan lokasi kuliner kita strategis bukan berarti kita harus pindah mencari lokasi yang lebih strategis, namun bisa dengan cara mensiasati keadaan lokasi kuliner kita menjadi lokasi yang strategis.

Banyak caranya, Bila Anda masuk anggota BSTR kita mempelajari ini lebih dalam. Salah satunya adalah membuat satu atau beberapa spot lokasi bisnis kita menjadi unik dan mengundang decak kagum, entah keindahannya atau keunikannya. Sehingga spot tersebut bisa menjadi area foto selfi konsumen.

Misalnya dengan mengambar dinding dengan gambar yang unik, kursi yang unik atau banyak lagi.  Mulailah kreatif dan siasati dengan cara yang efektif sehingga tidak menguras dana besar.

Selain kita bisa berkolaborasi, meluaskan market dan meningkatkan kualitas diri dalam hal bisnis, kitapun bisa meningkatkan rohani kita menjadi lebih baik. Tentu juga bisa memberikan dan menyebarkan kebaikan bagi sahabat dan saudara muslim lainnya.

STRATEGI MEMULAI BISNIS ONLINE*


Seiring dengan perkembangan teknologi dan kemajuan zaman, pernahkah terpikir oleh Anda untuk membuka sebuah bisnis yang benar-benar akan anda rintis dari awal atau dari nol?

Ataukah anda adalah seseorang yang masih merasa ragu akan memulai jenis bisnis apa yang kemungkinan bisa berkembang dan minim kerugian?

Jangan khawatir, karena semua orang tentunya memiliki masalahnya masing-masing. Ada banyak peluang usaha yang bisa anda kembangkan.

Menjalankan sebuah bisnis baik secara offline maupun online. Namun, jika anda hanya memiliki modal yang minim, maka di sarankan untuk mencoba sebuah bisnis online.

Mengapa demikian? Karena untuk memulai sebuah bisnis offline, tentunya anda harus mendapatkan sebuah lokasi dan tempat untuk menjadi sebuah wadah bisnis anda, bukan?

Dan bagi anda yang tidak memiliki tempat tentunya harus menyewa dan mencari alternatif lain.

Namun, jika anda membuka sebuah bisnis online maka sebuah toko atau wadah untuk menampung bisnis tidak terlalu di wajibkan, karena anda hanya perlu menuangkan segala ide usaha dan produk maupun jasa yang anda miliki di sebuah website online atau media online gratis yang bisa Anda ciptakan.

*3. Bangun Toko Online*

Apapun gaya anda anda tetap harus mengekpresikan hal tersebut kedalam situs web Toko  online yang akan  anda jadikan bisnis online awal anda. Sentuhan professional harus tetap ada agar prinsip-prinsip bisnis terpenuhi dan orang-orang tetap percaya akan  validitas jasa maupun produk yang anda tawarkan,  walaupun  tema dari situsToko online yang anda pakai memiliki tema nyentrik, elegan, funny atau klasik.

Pastikan desain dari situs toko online anda tetap pas dan sesuai dengan jenis produk maupun layanan jasa yang anda tawarkan.

*4. Optimalkan Sosialisasi*

Membuat bisnis anda di kenal dan di ketahui di mana mana adalah kuci keberhasilan tentang apapun  kreasi bisnis online yang anda pilih.

Manfaatkan beberapa layanan media sosial yang sering menjadi tempat favorit dalam  promosi seperti facebook dan instagram. Lakukan promosi secara optimal juga di berbagai web gratisan lainnya.


*5. Affliasi*

Ada banyak sekali webmaster terkemuka yang mengandalkan program affliasi untuk membantu menambah jumlah pemasaran produk mereka.

Biasanya bergabung mejadi seorang member pada program  affliasi  ini gratis tanpa bayaran.

 Nah, ini adalah peluang dimana anda bisa membantu  memasarkan dan mendapatkan komisi, atau anda juga bisa menggunakan fasilitas tersebut untuk membantu menjualkan layanan maupun produk bisnis online yang anda tawarkan.
*6. Situs Layanan Iklan*

Ada banyak situs iklan yang akan membagi penghasilannya kepada pemilik web online, dengan memasang salah satu iklan atau beberapa iklan di toko online atau website bisnis online anda tentunya akan menambah pundi-pundi uang anda dalam berbisnis online.

Para pemilik web master terkemuka selalu menggunakan jaringan layanan ini untuk mendapatkan penghasilan tambahan selain dari pelayanan jasa maupun produk bisnis mereka sendiri.

*7. Jual Produk Ilmu Pengetahuan*

Selain menyediakan jasa pelayanan maupun menjual produk lain yang berbentuk fisik. Anda tentunya bisa menjual produk ilmu pengetahuan  yang  sekarang  ini lebih di gemari karena lebih praktis dan simpel.

Ada banyak jenis produk ilmu pengetahuan yang bisa anda tawarkan mulai dari e-book, video learning, layanan jasa perbaikan atau maintenance website dan jual beli tema.

*8. Buatkan Targetkan Omset*

Anda harus memiliki target omset, walaupun pada awalnya hanya akan sedikit atau bahkan belum menghasilkan sama sekali.

Namun sangat penting dalam mengoptimalkan target agar anda tetap terpacu dan berusaha lebih giat dalam mengoptimalkan bisnis online yang anda kelola tersebut.

Sesuatu yang tidak memiliki target dan dasar akan mudah goyah dan seperti sebuah bangunan tanpa pondasi. Jika anda telah memiliki target maka kejarlah target tersebut dengan lebih gigih kedepannya, perbanyaklah belajar dan meningkatkan kualitas diri tentang tehnik pola jualan online.

Tips dan Trik Bisnis Online:

• Tingkat kesulitan dalam membangun sebuah bisnis online sebenarnya sangat tergantung dari seberapa optimal anda melakukan riset dan kuatnya fondasi yang telah anda bangun dari awal sebelum menjalankan bisnis tersebut. akan lebih mudah jika anda tidak melupakan poin penting dan esensial dalam menjalankan sebuah bisnis online tersebut.

• Gunakanlah metode dan sistem bisnis yang sebelumnya telah terbukti ampuh dan mudah di jalankan, belajarlah pada orang yang sudah sukses di bidang ini.


• Layanan  tagihan adalah salah satu poin yang wajib anda perhatikan. Tentunya para pembeli memerlukan pelayanan yang mudah dan  berbeda.  Sudah  menjadi tugas anda dalam menyediakan pelayanan yang seoptimal mungkin agar mereka merasa nyaman dan tidak terbebani.

Demikianlah kiat dan cara agar anda bisa memulai bisnis online bahkan dari nol sekalipun.

Berusaha tetap berjuan dan memberikan pelayanan terbaik adalah kunci sukses di setiap memulai bisnis apapun.

Semoga Bermanfaat,

Jumat, 16 Februari 2018

JALAN MENUJU KEBEBASAN FINANSIAL

Kebebasan Finansial (Financial Freedom) adalah momen saat kita bisa duduk leyeh-leyeh di serambi rumah tiap sore, sambil ngopi dan dengar musik atau Facebook-an, sementara income yang memadai terus datang mengalir.

Financial freedom adalah saat kita tak perlu lagi bekerja sejak fajar hingga petang, namun penghasilan yang melimpah tetap datang dengan lancar.

Saya lebih senang menyebutnya dengan kondisi : bisnis tetap jalan, transferan jalan dan owner jalan-jalan… mau?

Kondisi financial freedom mungkin menjadi sejenis khayalan bagi sebagian besar orang.

Sebab dalam kondisi ini, kita lagi bekerja penuh letih mengejar uang (sudah ngos-ngosan mengejar, eh pas sudah tertangkap dapatnya cuman sedikit. Capek deh!).

Kondisi financial freedom bersifat sebaliknya. Uang-lah yang bekerja keras untuk kita; sementara kita-nya bebas jalan-jalan menikmati wisata kuliner atau tekun mengaji di Masjid sepanjang hari.

Namun tentu saja tak mudah mencapai tahapan financial freedom. Hanya orang-orang dengan mindset positif dan keteguhan hati yang bisa menembusnya.

Ada lima tahapan kunci yang perlu di-daki agar kita bisa mencapai puncak tangga : financial freedom.

Berikut lima tahapan panjang yang sering dialami orang saat ingin berjuang mendaki tangga financial freedom.

1. Financial Deficit (Kekurangan Uang)

Ini adalah jalan terjauh dari puncak financial freedom. Dalam tahap ini, penghasilan seseorang bahkan tidak cukup untuk memenuhi biaya hidupnya.

Gaji hanya 4 juta sebulan; pengeluaran hidup sudah tembus 6 juta. Atau gaji 10 juta, tapi pengeluaran sebulan 15 juta. Defisit deh.

Akibatnya orang tersebut berhutang, entah kepada famili, teman, kepada koperasi di kantor, atau ini dia : terjebak pada hutang kartu kredit (rentenir modern yang sangat brutal).

.
2 : Financial Sufficient (Menahan derita)

Dalam tahapan ini, penghasilan seseorang pas banget dengan pengeluaran.

Begitu gaji datang, sudah langsung terpotong tagihan ini itu, dan sisanya pas – kadang mempet – untuk biaya hidup sebulan ke depan.

Bagi orang-orang dalam tahapan ini, ide menabung adalah sebuah kemewahan. Apalagi yang bisa ditabung? Uang monopoli?

Bagi orang dalam tahapan ini, hidup yah biarkan saja mengalir apa adanya. Iya kalau mengalirnya ke atas. Kalau mengalirnya ke septic tank?

.
3 : Financial Saving (Keuangan ditabung)

Dalam tahapan ini, orang mulai bisa menyisihkan penghasilan untuk ditabung atau di-investasikan.

Dalam Buku Rahasia Menciptakan Pohon Uang ada formula  40% untuk biaya hidup; dan sisa 30% untuk sedekah dan ditabung atau di-investasikan, 30% untuk bayar tagihan kredit (kredit rumah, kredit sepeda motor, kredit mobil, dll);

Jadi kalau orang itu punya penghasilan 10 juta, ia harus bisa menabung 2 juta dan 1 juta sedekah.

Setiap bulan secara otomatis, gaji/penghasilan kita langsung untuk dialokasikan kesana.

.
4 : Financial Planting (Menanam Pohon Uang)

Dalam tahapan ini, orang sudah mulai bisa menanam tabungan investasi rutin yang ia lakukan dalam tahapan sebelumnya.

Bisa ditanamkan dalam bentuk usaha atau pun investasi.
Misal, ia investasikan dalam bentuk kos-kosan yang setiap bulannya memberikan income dari hasil sewanya.

Atau contoh lain : tabungan yang ia simpan telah dibelikan sebidang tanah di lokasi yang cukup strategis. Dan tanahnya disewakan atau kemudian dijual, kemungkinan beberapa tahun sudah naik sekitar 100%.

Maka return sebesar 100% ini merupakan tambahan penghasilan yang ia dapatkan selain income tetap dari sewa tanah sebelumnya.

.
5 : Financial Freedom (Kebebasan Finansial)

Inilah tangga puncak dari kondisi finansial seseorang. Inilah saat seseorang telah memiliki investasi atau aset aktif yang mampu menghasilkan return yang memadai untuk membiayai kehidupannya sehari-hari (tanpa orang itu harus terus menerus bekerja lagi).

Misalnya orang itu punya aset kos-kosan di Yogyakart (dekat kampus ) sebanyak 20 kamar. Dengan tarif 750 ribu per kamar, ia bisamendapatkan penghasilan pasif (passive income) sebesar 15 juta per bulan – mungkin cukup untuk biaya hidupnya selama sebulan.

Ini adalah contoh aset aktif yang membuat “uang bekerja untuk kita” – bukan kita yang termehek-mehek mengejar uang (sejak fajar menyingsing hingga petang menjelang).

Nah.. sekarang Anda sudah sampai tahap mana? Atau belum mulai menapak kearah Finansial Freedom?

Hermawan Tandi

TAHAPAN PERKEMBANGAN BISNIS

Tahukah Anda bahwa bila kita tidak memahami tahapan perkembangan bisnis kita, maka pengambilan keputusan yang kita ambil justru akan menghancurkan bisnis kita?

Coba Anda bayangkan, andaikan Anda sudah membuka bisnis kuliner, dalam 1 tahun kemudian bisnis Anda ini ramai dikunjungi konsumen. Mereka menyukai warung kuliner Anda. Apa yang ada dalam benak Anda? Buka cabang?

Bila iya dan Anda membuka cabang baru, saya katakan bersiaplah bisnis Anda ambruk. Lho kok bisa?

Iya… karena Anda sudah melewati tahap perkembangan bisnis yang salah. Kenapa?
 Pada saat Anda membuka bisnis kuliner pertama, Anda begitu fokus dalam hal pengawasan kualitas menu Anda, sehingga rasa dari kuliner Anda selalu pas setiap harinya.

Rasa makanan masakan warung kuliner Anda tidak berubah, tetap selalu enak dan sama rasa dari rasa kemarin.

Bagaimana bila Anda tidak ada di warung kuliner tersebut, disaat sekarang Anda berada dicabang yang baru? Apakah sama standar rasanya?

Keuangan Anda di kasir aman, karena Anda selalu mengawasi keluar masuknya uang dengan baik dibawah pengawasan Anda. Bagaimana bila Anda berada dicabang kuliner Anda? Apakah akan aman?

Penggunaan bahan baku masakan Anda, hemat dan sesuai dengan perhitungan Anda, karena ada Anda yang selalu memberikan petunjuk takaran dan tehnik pemotongan bahan masakan.

Bagaimana bila Anda ada dicabang kuliner Anda? Apakah tidak boros? Belum tentu ! Bisa saja karyawan Anda sembarangan dalam penggunaan bahan yang bisa mengakibatkan kerugian.

Inilah contoh mengapa saya sangat menekankan kita memahami tahapan perkembangan bisnis kita sebelum mengambil keputusan untuk menduplikasinya, dengan membuka bisnis yang sama ditempat lain atau mungkin membuka ide usaha baru yang menjadi cita-cita Anda sebelumnya.

Nah… mari sebelum Anda memutuskan perkembangan bisnis Anda ke langkah yang mungkin salah, saya berikan beberapa tahapan perkembangan bisnis.
 Dalam berbisnis, tahapan yang harus Anda lalui adalah sebagai berikut :

1. JALAN DULU BISNISNYA

Tahap awal dalam bisnis adalah jalan dulu. Dapatkan dahulu market atau konsumen Anda sambil Anda terus belajar meningkatkan kualitas mutu produk atau jasa bisnis Anda. Apapun bentuk bisnis Anda.

Dalam tahap ini jangan dulu pikirkan perijinan, pembayaran pajak, sistemnya atau segala macamnya. Kenapa?  Karena bisnis yang tidak menghasilkan konsumen atau pendapatan untuk apa Anda jalankan, bukan?

Oleh karena itu pada tahap awal, Anda fokuskan pada bagaimana memperoleh market Anda dan menghasilkan pendapatan usaha.

Dalam setiap seminar Sukses Bisnis Tanpa Riba, selalu saya menekankan pada audience yang mau memulai bisnis atau sudah terlanjur buka bisnis namun tidak ada perkembangan untuk fokus dulu pada konsumen atau market mereka. INI PENTING.

Bisnis yang baik untuk bisa dikembangkan ketahap selanjutnya adalah bisnis yang menghasilkan pendapatan. Bukan bisnis yang awalnya bersistem bagus namun tidak memiliki market atau konsumen.

Boleh saja dan memang sudah seharusnya, sistem bisnis anda sudah terencana sejak timbulnya ide. Namun yang saya maksudkan disini adalah pengaplikasiannya bisa Anda lakukan kemudian disaat bisnis Anda sudah bisa menghasilkan sesuai harapan. Paham ya…

Maka dalam memulai bisnis tahap awal adalah jalan dulu saja dan fokus pada market Anda.

2. BANGUN SISTEM BISNIS ANDA

Setelah bisnis Anda menghasilkan dan sudah memiliki konsumen tetap, saatnya Anda memikirkan ijin usaha, sistem bisnis secara detail dan tercatat, dan membangun SOP bagi bisnis Anda.

Apabila dalam tahap ini, Anda tidak menguasai tehnik pembuatan sistem dan SOP, Anda bisa menggunakan jasa perusahaan yang bisa membantu membuatkan Anda sistem dan SOP bagi bisnis Anda. Karena ini penting di bangun sebelum Anda melangkah ketahap perkembangan bisnis selanjutnya.

Mengapa ini penting? Karena dengan mempunyai sistem dan SOP pada bisnis Anda, maka untuk kualitas mutu, sistem pelayanan, dan bahkan pengawasan semua sudah dijalankan sistem. Bisnis Anda ini sudah tidak begitu memerlukan kehadiran atau keberadaan Anda dalam perjalanannya.

Pada tahap ini tugas Anda adalah membangun psikologis Anda, untuk bisa percaya dengan orang lain. Artinya Anda siap mendelegasikan semua fungsi Anda pada SISTEM yang akan dijalankan oleh orang kepercayaan Anda.

3. PROFESIONALKAN BISNIS ANDA

Setelah sistem dan SOP terbangun dalam bisnis Anda, tahap selanjutnya adalah Anda memberikan kepercayaan kepada Karyawan dan Tim Anda untuk menjalankan bisnis ini.

Biarkan mereka bekerja secara professional, sebagai mana layaknya bisnis professional berjalan. Artinya jangan terlalu sering terlibat dalam bisnis Anda ini, kecuali memang menurut analisa Anda tidak terjadi peningkatan signifikan dalam bisnisnya atau mungkin terjadi sebaliknya.

Bila bisnis Anda menurun setelah masuk tahap ini, ingatlah bahwa yang salah bukanlah sistem bisnis Anda, tetapi tenaga professional yang Anda bayar yang salah, baik salah dalam pengambilan keputusan strategis, atau salah dalam hal mengelola timnya.

Sudah saatnya Anda harus mengganti Tim Anda dengan orang yang benar-benar mumpuni dibidang bisnis ini.

4. DUPLIKASIKAN BISNIS ANDA
Setelah ketiga tahap perkembangan bisnis berjalan, inilah saatnya bila Anda ingin menduplikasi bisnis Anda. Misalnya Anda mau buka cabang, mau mewaralabakan bisnis Anda dll.

Atau Anda ingin buka bisnis baru? Silahkan bila bisnis Anda sudah sampai tahapan ini.

Namun perlu Anda sadari dan ingat, bahwa semua tahapan yang harus Anda lalui ini, jangan sesekali melupakan Allah Sang Pemilik apa yang di bumi dan di sorga.

Karena Ridho Allah semua apa yang sudah Anda miliki ini terjadi dalam hidup Anda. Maka sudah selayaknya Anda selalu bersyukur dan mohon petunjuk Allah dalam setiap langkah bisnis Anda.

Jangan lupakan sedekah dan makin dekatkan diri Anda kepada-Nya. Pantaskan dan layakkan diri Anda dihadapan Allah, bahwa Anda layak menerima semua titipan dan amanah-Nya.

Semoga Bermanfaat,

Salam Sukses Dunia Akhirat

Hermawan Tandi.

TIGA CARA MENGEMBANGKAN BISNIS

Sebagai seorang pengusaha, bagaimana mengembangkan bisnis yang sudah berjalan merupakan pertanyaan yang selalu menghantui setiap saat. Strategi apa yang harus dibangun? Kapan melaksanakannya? Dan siapa yang melaksanakan? Ini menjadi pertanyaan yang besar.

Kadang pengusaha menjadi bingung, langkah apa yang harus diambil agar usaha bisa berkembang.

Pakar bisnis dan marketing terkenal Jay Abraham &  Brad Sugar, memberikan 3 tehnik bagaimana agar suatu bisnis bisa berkembang.

Tehnik tersebut adalah :
                       
• Meningkatkan Jumlah Pelanggan

• Meningkatkan Nilai Transaksi Rata-Rata

• Meningkatkan Frekuensi Pemesanan Ulang

Mari kita bahas satu persatu tentang tehnik tersebut.

MENINGKATKAN JUMLAH PELANGGAN

Berkembangnya suatu bisnis tergantung dari pelanggan atau konsumen. Semakin banyak jumlah konsumen suatu bisnis maka sudah dipastikan bahwa bisnis tersebut akan berkembang.

Bahkan dalam seminarnya yang saya ikuti dulu, Jay Abraham mengatakan bahwa Anda harus berani memberikan seluruh profit dari produk Anda untuk konsumen pertama Anda.

Artinya bagi konsumen yang pertama kali membeli produk bisnis Anda, harus diberikan diskon sebesar profit dari produk tersebut. Edan tenan..!

Memang benar, dan sampai sekarang ajaran Jay Abraham saya katakan Edan Tenan, mengapa?

Karena dari ajaran tersebut,banyak perusahaan yang mengalami kenaikan signifikan dalam bisnisnya. Termasuk usaha saya. Makanya saya katakan beliau --- Edan Tenan!
Elemen yang bisa digunakan untuk meningkatkan jumlahg pelanggan adalah :

1. USP ( Unique Selling Proposition)

USP adalah hal yang membedakan produk atau jasa Anda dari para pesaing lainnya, hal ini menjadikan produk / Jasa Anda spesial.
Apa itu USP ? USP atau Unique Selling Proposition atau sering juga disebut dengan Unique Selling Point secara sederhana dapat dijelaskan sebagai kelebihan produk atau perusahaan Anda dibandingkan dengan pesaing.

Unik saja tidak cukup, tapi juga harus unggul atau lebih dibandingkan pesaing.

USP juga dapat dikatakan sebagai janji perusahaan kepada pelanggan-pelangganya.

Banyak perusahaan yang saat ini tanpa disadari sebenarnya sudah menggunakan konsep USP untuk mengkampanyekan perusahaan atau produknya melalui slogan-slogan perusahaan .

Misalnya, kalau suatu rumah makan menyampaikan slogan seperti ini : “fresh and higieness”. Apa yang Anda pikirkan kalau mendengar slogan tersebut ?

Perusahaan tersebut ingin menyampaikan kepada pelanggan bahwa produknya unggul karena “fresh dan higieness”. Jadi bukan karena makanannya enak !

Contoh lainnya, sebuah perusahaan kurir melontarkan slogan “Overnight delivery”, berarti bahwa perusahaan tersebut berjanji bahwa perusahaan sanggup mengantarkan produknya hanya dalam satu malam.

Kemungkinan perusahaan lain belum ada yang bisa memberikan jasa tersebut, atau perusahaan tersebut unggul untuk overnight delivery.

Sebuah supermarket mengklaim bahwa produk-produk yang dijual lebih murah dari supermarket lainya. Ini adalah USP bagi perusahaan tersebut !
Ada dua manfaat utama yang akan Anda peroleh dalam membangun USP, yaitu :

1. pelanggan akan mudah membedakan produk atau perusahaan Anda dari perusahaan pesaing Anda.

2. pelanggan akan menerima manfaat atau merasakan kelebihan-kelebihan perusahaan Anda dan tim Anda akan focus bagaimana menawarkan atau mengelola keunggulan atau keunikan produk Anda.

Pelanggan Anda akan mudah mengingat USP Anda melalui slogan-slogan yang Anda tampilkan. Tapi selain dengan slogan, kelebihan-kelebihan perusahaan Anda dapat ditampilkan dengan kampanye periklanan yang menunjukkan kelebihan perusahaan Anda dibandingkan pesaing.

USP bisa berubah mengikuti perkembangan lingkungan dan proses bisnis. Tentunya, keunikan dan keunggulan tersebut harus dikelola secara terus menerus dan konsisten.
Kenali USP perusahaan Anda, sempurnakan dan kemudian sampaikan USP tersebut kepada pelanggan dengan slogan-slogan yang menarik atau dengan periklanan yang menarik.

Artinya adalah iklan yang menawarkan sesuatu benefit produk yang unik dan benefit tersebut tidak ditawarkan oleh iklan produk lainnya, akan meningkatkan jumlah konsumen produk dengan benefit yang unik tersebut.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Rosser Reeves dari Ted Bates & Company, lebih banyak orang yang beralih ke merek produk tertentu yang menawarkan benefit yang unik.

Jika Anda konsisten memelihara USP tersebut maka USP akan menjadi sarana untuk memenangkan persaingan.
[14/2 18:58] ‪+62 813-3134-9209‬: Sebuah USP yang baik, sesuai dengan namanya, harus memenuhi 3 hal berikut ini :

1. Unique,

artinya bahwa penawaran Anda haruslah yang pesaing belum atau tidak bisa tawarkan. Penawaran harus lain dari yang lain, apakah yang melekat di dalam merek maupun yang Anda sampaikan dalam sebuah pesan iklan.

2. Selling,

artinya harus menjual. Anda harus membuat penawaran, tidak hanya kata-kata, product puffery (pernyataan promosi), atau show-window (display). Jika Anda membuat iklan, Anda juga harus menyampaikan pesan “Beli produk ini, untuk mendapatkan benefit khusus ini”.

3. Proposition,

artinya penawaran Anda harus cukup kuat untuk menggerakkan massa, yaitu menarik minat konsumen baru dan konsumen lama.

Pelayanan kualitas hotel dengan harga kiloan.

Pakaian dengan bahan berbeda mencucinya dipisahkan.

Pencucian dengan ditergent terbaik di dunia.

Pencucian dengan technologi tercanggih.

Penyetrikaan dengan setrika uap listrik.

Pelembutan pakaian dengan Molto Ultra Blue.

Pengerjaan Oleh tenaga Ahli terlatih .

Free Deleverytkan Hadiah Undian.

2. Referral System (Sistem Rekomendasi)

Referral system adalah mencari prospek dengan memanfaatkan kepuasan pelanggan akan produk Anda, untuk mereferensikan atau memberikan informasi akan produk Anda kepada prospek tersebut.

Pengertian sederhananya adalah mengajak konsumen untuk mau merekomendasikan produk Anda kepada teman, keluarga atau sahabat mereka.

Umumnya ini bisa kita lakukan apabila kita sudah memiliki konsumen yang loyal, sehingga tanpa dipaksakan dia akan sukarela merekomendasikan produk Anda.
Ada beberapa tehnik Referral yang bisa kita lakukan agar konsumen mau merekomendasikan produk kita, yaitu :

• Pemberian Hadiah / Bonus.

Berikan hadiah atau bonus bila ada konsumen yang merekomendasikan pelanggan baru.

Contoh : Souvenir, kalender, payung atau barang lain yang mereka butuhkan dan cocok untuk mereka.

• Diskon khusus.

Berikan diskon khusus bagi pelanggan yang merekomendasikan kepada konsumen baru atau prospek yang akan menggunakan produk Anda.

• Sistem Member Get Member, yaitu buatkan program member get member, misalnya dengan diskon berjenjang atau even lain yang menarik.
3. Promosi

Promosi merupakan langkah yang harus diambil oleh seorang pengusaha bila ingin menambah jumlah pelanggan. Umumnya bisa dilakukan dengan 2 cara.

A. Promo offline : Brosur, spanduk dan banner

B. Promo Online : Dengan membuat konten menarik (mau tahu cara bikin konten? Ikut deh kelas mentoring reseller, pas lagi promo murah).


Tehnik membuat promo, jangan asal promo isi nama perusahaan, nama produk dan nomor yang bisa dihubungi, tapi isilah dengan USP Anda.

Pendalaman mengenai strategi promosi akan kita bahas dalam Strategi Marketing Promosi di materi selanjutnya setelah seluruh materi ini selesai.

 *4. Garansi*

Garansi adalah jaminan akan produk Anda. Garansi bisa berupa pelayanan after service atau bisa juga garansi akan manfaat produk.

Disini diperlukan suatu keyakinan bahwa manfaat produk Anda layak diakui.

Tujuannya adalah lebih menyakinkan konsumen akan produk Anda, bila konsumen yakin maka akan banyak konsumen lain yang berdatangan mencari produk Anda.

Disamping itu timbul rasa kenyamanan konsumen akan produk Anda, karena memiliki jaminan.

Contoh :

Garansi Uang kembali bila produk tidak memuaskan.

Garansi uang kembali 100%.

Garansi Mesin 2 tahun dll.

Dijamin lebih murah dari produk yang sama dll.



Nah inilah tehnik meningkatkan jumlah pelanggan dari Ahli Marketing Jay Abraham. Semoga Bermanfaat.

Insya Allah minggu depan kita bahas bagian kedua dari materi ini yaitu tentang Meningkatkan Transaksi Rata-Rata (Omset). Mau?? Tunggu ya…


Salam Sukses Dunia Akhirat





*Hermawan Tandi*



Sabtu, 27 Januari 2018

PENTINGNYA PACKING PRODUK UNTUK MENAIKKAN OMSET

Strategi pemasaran bisnis memang sangat kompleks. Sampai hal – hal kecil pun ternyata dapat dijadikan sebagai strategi untuk mengembangkan sebuah bisnis. Salah satu contoh hal kecil yang sangat berpengaruh terhadap pemasaran adalah packaging produk.

Belum semua pelaku bisnis paham dan mengerti tentang pentingnya menguasai manajeman packaging produk. Padahal packing memberikan pengaruh besar terhadap angka penjualan produk mereka.

Packing yang sering digunakan hanyalah packing plastik biasa yang tidak berbeda dengan pelaku bisnis lain. Atau packing biasa saja yang tidak memperhatikan poin-poin penting tentang tehnik membuat packing produk.

Saya akan memberikan kepada Anda beberapa tips  yang harus diperhatikan dalam membuat packing produk, yaitu:

L Ciptakan Packing produk yang unik dan menarik
Usahakan untuk menciptakan packing produk yang belum dipakai oleh produk lain. Sehingga produk yang Anda tawarkan memberikan kesan lebih menarik dan lebih unik dibandingkan produk lain dengan jenis usaha yang sama.

2.  Sesuaikan desain packing dengan isi produk
Selalu sesuaikan desain packing luar dengan isi dalam packing.
Misalnya menawarkan produk snack tempe, maka packing luar produk bisa didesain dengan menampilkan gambar animasi tempe yang menarik. Sehingga konsumen tidak salah memilih produk yang mereka inginkan.

3. Pilih packing yang dapat didaur ulang
Usahakan memberikan packing produk yang dapat di daur ulang, karena saat ini konsumen lebih menyukai packing yang dapat didaur ulang agar tidak merugikan lingkungan.

4. Sesuaikan packing dengan karakter konsumen
Sesuaikan packing produk dengan karakter para konsumen. Anda  harus membuat desain packing produk sesuai dengan target pasarnya, bisa dibedakan berdasarkan umur konsumen, maupun jenis kelamin konsumen.

Dengan packing produk yang unik dan menarik juga dapat membentuk image atau citra produk Anda. Terkadang nilai jual tergantung dari packing yang Anda ciptakan.

Untuk itu para pelaku usaha sebaiknya mengetahui pentingnya packing produk, dan dapat mempraktekannya dalam menjalankan usaha.

Tentu bila sudah unik, menarik dan disukai konsumen maka nilai omset bisnis Anda akan meningkat.

Kamis, 25 Januari 2018

LIHAT PASAR ATAU PRODUK DAHULU?


Dalam memulai usaha kadang sebagai pengusaha pemula kita dipusingkan dengan harus memilih memikirkan pasar atau produk dahulu?

Sebelum menjawab ini sebaiknya Anda pahami bahwa dalam membentuk suatu bisnis dalam sistem kanvas oleh Alexander Osterwalder dan Yves Pigneur, untuk mengurangi waktu yang digunakan dalam membuat proposal bisnis serta model bisnis dibutuhkan analisa segmen konsumen dan nilai produk.

Untuk menentukan model bisnis dengan kanvas model ini ada dua blok penting diawal yang harus diperhatikan,  apakah memilih konsumen (customer segment) terlebih dahulu baru membuat produk (value proposition) yang seuai dengan keinginan konsumen, atau sebaliknya?

Value proposition merupakan serangkaian produk atau jasa yang digunakan sebagai nilai yang ditawarkan pada segmen konsumen tertentu, sehingga produk tersebut yang membedakan dengan produk lainnya.

Beberapa contoh value proposition adalah:

Paling Baru (Newness) : produk dengan value ini akan bersaing dengan inovasi terbaru dalam kelasnya. Pada umumnya bisnis yang memiliki value ini menghasilkan produk untuk segmen kelas menengah atas.

Paling Murah/Terjangkau (Price): produk ini melakukan kebalikan dari sebelumnya. Bisnis ini melakukan inovasi, namun dalam hal menekan biaya produksi sehingga biaya menjadi terjangkau dan murah. Target pasar yang dituju adalah menengah kebawah yang sensitif terhadap harga.

Paling Unik (Uniqueness): merupakan produk yang out of the box. Keunikan yang dimiliki membuat konsumen bersedia megeluarkan uangnya untuk menikmati keunikan produk tersebut.

Kinerja (Performance): produk ini lebih fokus pada kinerja yang baik .Kinerja yang responsif atau tanggap merupakan salah satu parameter yang diterapkan dalam produk ini.

Kemudahan (Accessibility): sebisa mungkin produk atau jasa yang dihasilkan ada disekitar konsumen sehingga memudahkan akses konsumen untuk mendapatkan atau menggunakan produknya.

Selanjutnya adalah Customer Segment, yaitu sekelompok orang atau organisasi yang dipilih sebagai target konsumen yang siap dijangkau atau dilayani. Sebuah bisnis hendaknya mengetahui customer segment mana yang akan dituju.

Beberapa contoh customer segment meliputi:

B2B (Business to Business) : bisnis ini menjadikan bisnis lain sebagai target pasarnya. Bisnis ini biasanya diterapkan oleh supplier barang setengah jadi atau barang jadi yang membutuhkan bisnis lain untuk memasarkan produknya.

B2C (Business to Customer) : bisnis yang menyasar pada end user dan langsung berhadapan dengan konsumen.

Pasar Luas (Mass Market) : bisnis yang tidak membedakan segmen pelanggan, misalnya sektor produk elektronik.

Pasar Ceruk (Niche Market) : target dari bisnis ini adalah melayani pelanggan yang spesifik.

Lalu, mana yang harus didahulukan, value proposition atau customer segmen?.

Tidak ada patokan yang baku dalam menjawabnya, tergantung dari model bisnis yang Anda inginkan. Yang harus diingat adalah value proposition dan customer segment memiliki kaitan yang erat dan saling mempengaruhi.

Anda harus menyelaraskan value yang ditawarkan dengan customer segment yang dituju.

Dalam perjalanan sebuah usaha, value proposition dan customer segmen merupakan dua hal yang terlebih dahulu mengalami perubahan.

Perubahan salah satu dari value proposition dan customer segment akan mempengaruhi keseluruhan dari model bisnis Anda.

Misalnya Anda membuka sebuah usaha warung kopi yang pada awalnya untuk kelas menengah ke bawah, ketika Anda mulai melayani segmen menengah keatas maka akan ada perubahan layanan, konsep tempat, menu kopi, dan harga.

Karena itu perhatikan dengan seksama hubungan antara value proposition dengan customer segment agar bisnis Anda dapat berjalan dengan baik.

Jadi Pilih mana dulu Pasar atau Produk? Jawabannya berjalan selaras, lihat konsumen Anda, nilai apa yang mereka inginkan, masalah apa dari konsumen yang mau kita selesaikan?

 Siapa market Anda dan yang mana yang mau dipuaskan? kemudian jawabannya selaraskan dengan produk Anda.

Semoga Bermanfaat.

Salam Sukses Dunia Akhirat,

Hermawan Tandi.

Minggu, 21 Januari 2018

STRATEGI MARKETING MAKANAN RINGAN


Banyak makanan ringan asli Indonesia yang memiliki aneka varian. Mulai dari keripik singkong, keripik pisang, keripik buah, keripik kentang, keripik ubi, keripik tempe, keripik nangka dll.

Percayakah Anda bahwa dari makanan ringan ini, dan diproduksi di rumah bisa menghasilkan omset milyaran perbulan?

Siapa yang tidak mengenal sosok luar biasa ini. Reza Nurhilman mampu membuat makanan kampung menjadi makanan "top" diindonesia hingga mancanegara.

Lewat sebuah produk yang berlabel "maicih" Reza mampu mengangkat keripik singkong menjadi snack papan atas yang kini digandrungi banyak remaja di indonesia.

Bahkan, diawal penjualannya pun. Banyak sekali calon pelanggan yang rela mengantri untuk mendapatkan keripik maicih tersebut.

Tak tanggung-tanggung, kini Sang "presiden" mampu menghasilkan omzet miliaran setiap bulannya lewat keripik yang diberi brand "maicih" tersebut. Hingga kini, maicih telah tersebar diberbagai penjuru nusantara hingga mancanegara.

Ini adalah benar-benar prestasi yang luar biasa dari seorang anak muda yang mampu mengangkat makanan kampung menjadi makanan GO Internasioal.

Sukses dalam strategi penjualan itu ada polanya. Bila Anda melihat orang sukses, jangan dengan pandangan jasmani saja, tetapi dengan pandangan rohani juga. Lihat secara psikologis dan strategi ilmu buminya. Semua pasti ada pola.

Nah ini yang akan saya bagikan ke Anda, bagaimana seorang REZA bisa menjadi sukses hanya dengan KRIPIK.

Ternyata Pola yang dilakukan adalah :

1. PRODUK MEMILIKI KEUNIKKAN

Buat produk keripik anda menjadi unik. Hal ini dimaksudkan agar keripik anda mudah diterima oleh masyarakat dan terlihat berbeda dari usaha keripik kompetitor. Keunikan bisa dibuat dari sisi kemasan, rasa atau promosinya.

Apa keunikan Kripik Maichi?

keunikan dengan memberi level tingkat kepedasan pada keripik singkong buatannya itu.

Dan pada saat itu, maicih menjadi satu-satunya keripik singkong dengan memberikan 3 level tingkat kepedasan berbeda. Itulah salah satu keunikan yang bisa membuat maicih diburu oleh mereka pecinta makanan pedas.

Keripik maicih dengan level-levelnya. Semakin tinggi level, biasanya semakin pedas rasanya.

Ini pola pertama..

2. MENENTUKAN LEAD / TARGET MARKET

Jika penjualan keripik anda belum juga memperlihatkan tanda-tanda kemajuan, ada baiknya untuk menentukan ulang target pasar yang anda bidik. Apakah untuk kalangan muda, ibu-ibu, bapak-bapak, atau malah kakek nenek.

Dengan mengetahui dan menentukan target pasar yang jelas, akan mendorong anda untuk membuat strategi penjualan yang lebih tepat.

Ini dilakukan Reza dengan cara membidik target market usia 16- 25 tahun.

Ini pola kedua : TARGET MARKET / LEAD.

3. PERKENALKAN MERK / PRODUK

Agar merk keripik yang anda miliki cepat dikenal, ada baiknya untuk memperkenalkan merk, atau istilahnya mengkomunikasikan merk ke pasar.

Secara teori  komunikasi merk bisa secara ATL (Above The Line) seperti koran, majalah atau komunikasi model BTL (Below The Line) dengan menggunakan spanduk, banner, brosur.

Jangan lupa juga untuk memperkenalkan merk secara online melalui media sosial, seperti facebook, twitter dan instagram. Kalau bisa jadi trending tropic di twitter, kan lumayan tuh 😀

Agar konsumen lebih yakin, anda juga bisa meminta sertifikat halal dari MUI untuk produk keripik yang anda buat.

Sang Reza melakukan nya di TWITTER.. ini pola dia memperkenalkan merk nya.

4. MEMBENTUK SISTEM MARKETING FUNNEL YAITU KOLAM PELANGGAN RESELLER DAN DISTRIBUTOR

Reseller disebut juga agen atau distributor. Reseller akan membantu memasarkan produk keripik anda. Pilih reseller yang memiliki jaringan luas atau tempat usaha yang sudah ramai dikunjungi banyak orang.

Reza lakukan ini : Keripik maicih dipasarkan secara eksklusif lewat para distributornya yang disebut Jenderal. Para Jenderal maicih membangun kerjasama dengan konsumen yang disebut dengan Icihers.

Keduanya membangun suatu komunitas yang bertujuan untuk melakukan aktivitas promosi dan distribusi produk maicih.

Ini Pola Keempat Reza : Membuat Team Tenaga Markerting dengan Funnel Sistem.

5. BELAJAR TAQWA DAN SEDEKAH

Pola ini adalah Pola yang saya sarankan, kenapa?

Sadari bahwa rezeki itu datangnya dari Allah, maka sudah sepatutnya dalam bisnis kita harus mendapatkan ridho Allah terlebih dahulu.

Dalam Alquran diajarkan bahwa untuk mendapatkan ridho Allah, kita bisa peroleh melalui Taqwa dan Sedekah.

Inilah pola yang dilakukan oleh REZA, dari Pola Suksesnya saya menyimpulkan bahwa sesungguhnya dia menggunakan Sistem Marketing Funnel.

Mau belajar Sistem Marketing Funnel? Ajak teman2 join di grup ini.

Semoga bermanfaat… Anda boleh share tanpa izin ^_^

Jumat, 19 Januari 2018

YANG HARUS DIKUASAI DAN LAKUKAN BILA INGIN SUKSES


Bila kita ingin sukses mulailah dari diri sendiri kemudian akhiri dengan memberi, seperti 9 hal ini, yaitu :

1. Percaya Diri

Anda harus bersikap percaya diri pada diri sendiri dan visi hidup Anda.

Apakah tujuan Anda cukup besar dan cukup tinggi? Buatlah demikian.

Bermimpilah setinggi-tingginya, dan kemudian tanyakan lagi, Apakah tujuan itu layak dengan Anda?

2. BEKERJA DENGAN WAKTU ANDA

Mulailah bekerja dalam potongan-potongan waktu. Siapkanlah 2-4 jam waktu luang tanpa diganggu untuk proyek Anda. Kemudian untuk Sholat Anda.

Kebanyakan orang mulai mengerjakan proyeknya dan mengalami gangguan/interupsi. INI SALAH!

Sekarang Anda adalah pemotong waktu. Dan orang-orang di sekitar Anda harus mengetahui bahwa sekarang inilah cara kerja Anda.

Mulailah biasakan bekerja dengan cara ini, dan Anda akan memperoleh hal-hal yang luar biasa.

3. BELAJAR DARI PENGALAMAN

Mulailah mencari pelajaran yang berharga dalam segala hal yang Anda lakukan.

Dengarkan, rasakan dan lewati. Tidak peduli apakah proyek Anda berhasil atau gagal, catat apa yang Anda pelajari dari hal itu.

Setiap orang yang Anda temui dan segala hal yang Anda lakukan mempunyai pelajaran yang bisa Anda ambil.

Tergantung dari Anda pelajaran apa yang bisa Anda temukan, dan lakukanlah sekarang sebelum Anda lupa.

Catatlah dalam buku jurnal Anda (jika Anda tidak memilikinya, belilah sekarang).

4. BACA BUKU JURNAL ANDA JADIKAN UMPAN BALIK

Umpan balik apa yang bisa Anda aplikasikan untuk proyek berikutnya nanti?

Atau masalah Anda berikutnya?  Buat Umpan Balik tersebut menjadi Strategi Baru dan lakukanlah dengan cara baru itu.

Temukan cara untuk mengaplikasikannya, lakukan dan catat hasil yang diperoleh.

5. SELALU CATAT, ANALISA DAN JANGAN LUPAKAN KONSUMEN ANDA

Apapun bisnis yang Anda lakukan, ambil buku jurnal Anda dan tulislah pertanyaan ini di bagian atas “Bagaimana saya bisa membuat hidup konsumen saya lebih baik?”

Pertanyaan yang sederhanan namun sangat kuat.

Coba pikir berapa banyak orang yang pernah berurusan dengan Anda secara online maupun offline yang menggunakan model ini?

Saya berani bertaruh kurang dari 10% saja.

Kebanyakan mereka berusaha mendapatkan penjualan dan bergerak begitu saja kepada “calon pelanggan” berikutnya.

Jika mereka menyadari betapa sesungguhnya pelanggan itu bisa membantu hidup Anda lebih baik, seberapa efektifkah itu?

Misalnya, Dulu pernah ada orang yang saya temui secara offline yang menjual produk-produk edukasi untuk anak-anak.

Saya membeli produk mereka seharga Rp. 2.000.000,-  sekitar empat setengah tahun yang lalu. Dan kemudian tidak pernah mendengar kabar mereka lagi.

Jika saja mereka berpikir betapa sebenarnya mereka bisa membuat hidup saya dan anak-anak menjadi lebih baik lagi mereka pasti akan menyadari bahwa mereka bisa menawarkan produk lain setidaknya setiap bulan.

Saya akan senang sekali mengeluarkan uang sebanyak 1.000.000 rupiah per bulan untuk keberhasilan anak-anak di sekolah saya.

Tapi saya belum mendengar kabar mereka lagi sekarang. Apakah Anda tahu hal semacam ini?  Sekarang bagaimana mengaplikasikannya ke bisnis Anda?

6. SELALU LIHAT DAN DENGARKAN.

Lihat dan dengarkan ide-ide, pandangan, konsep yang tidak pernah terpikirkan oleh Anda. Catat itu semua.

Bicaralah dengan semua orang yang Anda kenal. Tanyakan apa yang mereka lakukan, bagaimana mereka melakukannya, mengapa mereka melakukannya, yang bisa membuat pekerjaan mereka lebih baik, bisa menawarkan yang lebih baik, apakah impian dan keinginan mereka?

7. TINGKATKAN KUALITAS DIRI

Tanyakan pada diri Anda apa yang tidak saya ketahui yang kritis untuk keberhasilan Saya? Lalu segera putuskan di mana Anda bisa mendapatkan informasi itu.

Mulailah untuk menulis ide-ide tentang bagaimana Anda bisa bekerja dengan orang-orang yang mempunyai pengetahuan itu.

Jika Anda tidak memiliki cukup uang untuk membayar mereka, bagaimana lagi caranya?

Mungkin Anda bisa menukar jasa mereka dengan jasa Anda atau jasa dengan barang atau produk dengan barang?

8. MULAILAH MENULIS BUKU.

Apapun yang menjadi keahlian Anda atau apapun bidang yang ingin Anda geluti. Bisa dimulai dengan meneliti industri bidang tersebut dan perusahaan yang berhasil di bidang industri tersebut.

Buku adalah salah satu alat yang paling penting untuk membangun kreadibilitas dan publisitas Anda demi bisnis Anda. Dan saya melakukan ini.

Buku tidaklah harus menjadi sesuatu yang Anda jual, buku bisa menjadi bonus untuk para calon pelanggan atau klien Anda untuk menunjukkan bahwa Anda mengerti apa yang Anda sampaikan.

9. PERBANYAK SEDEKAH

Temukan atau pilih amal yang Anda bisa lakukan. Bagaimana Anda bisa membantu mereka meraih tujuan mereka?

Mungkin dengan menyumbangkan jasa atau produk Anda yang bisa mereka lelang untuk mendapatkan dana. Sumbangkan sebagian dari pendapatan yang Anda terima.

Temukan berbagai cara untuk membantu mereka dan Anda akan segera menemukan jalan dan kemudahan Anda.

Semoga bermanfaat...  Silahkan share bila sungguh bermanfaat.

#hermawantandi
#pohonuang
#bisnissuksestanpariba

TEHNIK MEMBUANG RASA TAKUT


Salah satu hal yang sering menghantui orang untuk memulai usaha adalah rasa takut.

Ini bukan hanya menghantui calon pengusaha saja, tetapi juga pengusaha bahkan seluruh umat manusia. Tidak seorangpun di dunia ini yang kebal terhadap rasa takut.

Namun, ini tidak berarti Anda dan saya jadi bersikap pesimis.
Bila Anda dihantui rasa ini, Anda singkirkan pikiran untuk untuk berbisnis. Cari yang aman saja. Anda pilih saja menjadi karyawan sepanjang hidup Anda. Lebih baik memilih zona nyaman dalam hidup dengan segala resiko di kemudian hari.

Toh, suatu saat yang tidak berani dan yang berani menghadapi ketakutan sama-sama berujung di liang kubur juga.


Namun, ada perbedaan antara yang tidak mau didikte oleh rasa takut dengan yang dipenjara oleh rasa takut.

Bagi yang tidak mau ambil resiko, ia akan kehilangan kesempatan menikmati hidup yang penuh dengan pergulatan dan perjuangan; sedangkan yang berani menghadapi rasa takut sadar ada resiko, tetapi menerima pandangan bahwa segala sesuatu ada dalam tangan kuasa Allah.

Kalau Anda memahami makna dari slogan "Hidup hanya sekali, mengapa takut mati?- Anda tidak akan takut memulai bisnis.

Banyak yang takut memulai usaha karena takut tidak sukses; takut tidak mendapat untung. Orang-orang demikian telah menetapkan dirinya untuk gagal.


Sedangkan yang sadar ada kemungkinan gagal berusaha menyingkirkan hal-hal yang membuat gagal. Ia akan memulai dari dirinya sendiri. Ia mau belajar banyak hal- mulai dari memurnikan tujuan berbisnis dan segala tetek bengek proses dan administrasi menjalankan usaha.

 
*KUASAI  RASA TAKUT ANDA*

*Pertama, menerima bahwa rasa takut sudah merupakan penyakit semua orang.*

Tidak ada yang kebal. Mulai dari Adam sampai Anda- ini merupakan penyakit turunan. Tidak ada obat yang bisa diberikan manusia untuk menyingkirkan ini dari diri Anda.


*Kedua, menyadari bahwa hidup tidak semata-mata di tangan Anda.*

Bila Anda mulai berusaha, belum tentu Anda gagal. Tidak juga Anda otomatis berhasil sekalipun sudah bekerja keras.

Yang bisa Anda catat adalah bahwa Anda bukan penentu final untuk berhasil; Allah Yang Maha Kuasalah yang menentukan berhasil tidaknya Anda dalam berusaha.


Anda hanya harus berusaha dengan sungguh-sungguh berbisnis, sebaik mungkin memperbaiki hal-hal yang perlu diperbaiki dan mau belajar dari kegagalan orang untuk berhasil.


*Ketiga, jangan tentukan pikiran Anda untuk gagal*.

Sekalipun terbuka kemungkinan usaha gagal suatu saat atau tidak menunjukkan tanda-tanda berhasil, Anda jangan memilih untuk gagal.

Terimalah bahwa kegagalan merupakan sebuah proses yang harus dilalui. Bisa saja ini karena Anda belum matang dalam seluruh proses usaha-usaha Anda.

Dengan kata lain, setiap Anda gagal, Anda bangkit lagi dari kegagalan Anda.


*Keempat, lakukan sesuatu untuk membuat Anda lebih baik.*

Jangan Anda terbelenggu oleh pesimisme atau dibayang-bayangi oleh kegagalan Anda di masa lalu atau kegagalan orang lain.

Jalan hidup orang berbeda-beda dan tidak ada pengalaman hidup yang sama bagi dua orang yang berbeda.

Oleh sebab itu, kerjakanlah sesuatu untuk membuat usaha terus maju sekalipun pergerakan usaha Anda kelihatan sangat lambat.


*Kelima, buat tekad untuk tidak mau didikte oleh ketakutan.*

Berpikir optimislah bahwa hidup bukan hanya kegagalan.

Di balik awan yang gelap, ada langit yang cerah. Jadi, ada potensi untuk menikmati hasil usaha yang Anda lakukan dengan sungguh-sungguh apalagi kalau usaha Anda punya motif yang murni dan jujur.

Semoga Bermanfaat


Salam Sukses Dunia dan Akhirat,

Hermawan Tandi.

Membangun Personal Branding


Personal Branding adalah satu hal yang sangat penting, dan syarat utama dalam menunjang kesuksesan seseorang. Apakah anda seorang pengusaha, eksekutif, karyawan, pelajar, mahasiswa, atau pejabat; perlu Personal Branding yang bagus dari diri anda. Tidak semua orang memiliki Personal Branding yang bagus. Tapi kebanyakan orang sukses pasti memiliki Personal Branding yang bagus. Personal Branding yang terpancar dari diri anda, bisa menjadi positif atau negatif tergantung bagaimana anda ingin menampilkannya. Personal Branding layaknya “aura” dari dalam diri anda. Orang akan melihat aura itu, dan mempersepsikan tentang diri anda dalam benak mereka. Tentunya anda ingin citra positif yang ada dibenak orang, ketika mereka mempersepsikan anda. Bangunlah citra positif itu

Bagaimana anda dipandang oleh orang lain adalah personal branding Anda. Bagaimana Anda berlaku, bercakap, dan berpenampilan setiap harinya menentukan karakter diri Anda terhadap orang lain. Apapun profesi Anda, penting sekali untuk membangun personal branding yang kuat. Ketika orang-orang mengetahui diri Anda memiliki sebuah karakter dan keahlian yang kuat dalam sebuah bidang, akan terbuka banyak kesempatan dan jalan dalam membangun karir Anda, selain itu diri Anda akan semakin dicari oleh berbagai orang atau industri yang membutuhkan keahlian Anda.

Pertanyaannya adalah, bagaimana caranya agar Anda semakin dikenal? Bagaimana Anda membangun kekuatan personal branding Anda sendiri?

Jika Anda serius ingin untuk membangun personal branding Anda, beberapa cara dibawah ini dapat Anda terapkan:

1. Pahami Dengan Benar Diri Anda Sendiri

Bayangkan jika Anda harus membangun sebuah persona atau penampilan dan karakter diri Anda yang palsu. Anda harus berlaku, bercakap, dan berpenampilan yang sangat berbeda dengan jati diri Anda. Mungkin beberapa orang akan memberikan sugesti kepada Anda bahwa membangun personal branding adalah dengan membangun apa yang ingin dilihat oleh orang lain. Hal ini bisa saja Anda lakukan, tetapi dalam jangka panjang akan melelahkan sekali bagi diri Anda.

Personal branding Anda haruslah merupakan refleksi diri Anda sendiri, bukan apa yang ingin dilihat oleh orang lain. Hal-hal apa saja yang Anda percayai? What are you stands for? Apa saja kelemahan dan kekurangan Anda? Hal-hal seperti inilah yang pertama harus Anda pahami terlebih dahulu. Memang membutuhkan waktu untuk bisa memahami diri sendiri, tetapi ketika Anda sudah menemukan pemahaman yang kuat terhadap diri sendiri, akan sangat mudah untuk membangun personal branding Anda.

Jangan pernah lupa, kita adalah makhluk sosial, selalu terhubung dengan satu sama lain setiap saat. Jika Anda tidak terlihat seperti diri Anda sendiri, atau Anda berusaha untuk memalsukan karakter diri Anda, bagaimana bisa orang lain akan mempercayai Anda? Bahkan jika orang lain tertipu dengan karakter palsu Anda, sedikit ketidakkonsistenan mampu membawa masalah bagi Anda. Dan selalu memperbaiki karakter yang bukan jati diri Anda akan sangat melelahkan sekali.

Membangun personal branding yang pertama dan terpenting adalah mengembangkan dan memahami diri Anda sendiri. Bukalah topeng Anda dan beranilah untuk menjadi your true authentic self.

2. Belajar Untuk Berbicara Didepan Umum

Jika Anda serius ingin membangun personal brand Anda, cobalah untuk berbicara didepan umum secara reguler, bisa dengan memberikan workshop, ceramah, dll. Hal ini akan membantu mengembangkan keahlian berkomunikasi Anda secara alami, dan juga mampu membantu Anda agar stand out dari orang lain. Jika Anda selalu berbicara dengan cara yang sama dengan orang-orang lain, Anda tidak akan menemukan cara berbicara didepan umum yang khas dari diri Anda sendiri.

Berbicaralah mengenai keahlian Anda. Tunjukkan bahwa Anda benar-benar memahami dengan apa yang Anda katakan. Tunjukkan bahwa Anda percaya diri. Beberapa orang akan mengkritik atau merasa tidak setuju dengan Anda. Yang terpenting adalah selalu terbuka terhadap setiap respon orang lain kepada Anda. Berterima kasihlah kepada mereka yang membagi pandangannya terhadap Anda, dan jika Anda merasa poin-poin yang mereka sampaikan ada benarnya, bercerminlah dan berusaha untuk semakin berkembang dan lakukan dengan lebih baik lagi dikesempatan berikutnya.

Berbicara didepan umum adalah kesempatan untuk bisa dilihat dan didengarkan. Mulailah dengan kecil, dan terus bangun keahlian komunikasi Anda. Anda akan sangat mungkin untuk berakhir dengan pembicaraan yang tidak begitu berkualitas dengan audiens, dan jangan berkecil hati jika ini terjadi kepada Anda. Terukanlah usaha ini, dan Anda akan mampu membangun audiens atau follower yang senantiasa menantikan ceramah atau kuliah umum Anda. Pada akhirnya, Anda akan diundang untuk bisa memberikan pendapat atau kuliah umum pada berbagai acara besar.

3. Tulislah Artikel dan Terlibat Dengan Kesempatan Wawancara

 Membangun artikel tentang bidang yang Anda kuasai serta terlibat interview dengan media akan mampu membangun kredibilitas diri Anda. Dengan berbicara didepan umum, dan untuk bisa mendapatkan kesempatan diwawancara media memang membutuhkan waktu dan usaha, tetapi jika Anda selalu terbuka terhadap segala sesuatu yang datang kepada diri Anda, cepat atau lambat Anda akan mampu membangun kredibilitas pada berbagai media.

Untuk bisa merasa 'klik' dengan media, memang banyak tantangannya. Bagaimanapun juga, satu jalan yang ampuh adalah dengan menunjukkan kepada media bahwa Anda benar-benar paham dengan bidang keahlian Anda.

4. Bangun Keberadaan Anda Secara Online

Ini adalah suatu hal yang akan Anda monitor dan terus kembangkan secara berkala, dan akan Anda improvisasi terus menerus. Apakah Anda memiliki akun media sosial? Jika ya, apakah akun Anda tersebut menampilkan segala informasi tentang Anda? Apakah akun media sosial Anda menampilkan diri Anda yang profesional? Apakah Anda menggunakan fotografi yang berkualitas? Apakah Anda berinteraksi dengan orang lain dan saling berbagi konten?

Apakah Anda memiliki sebuah website profesional? Salah satu cara yang bagus untuk bisa ditemukan secara online adalah dengan membangun website. Hal ini akan memberikan Anda kontrol lebih terhadap keberadaan Anda secara online. Dan akan sangat baik bila Anda bisa memberikan konten-konten terbaru dalam website personal Anda. Apalagi saat ini harga domain dan hosting semakin murah, jadi tidak ada salahnya untuk membangun web personal untuk Anda. Selain itu, cobalah untuk mencari diri Anda di mesin pencari, dan perhatikan bagaimana diri Anda terlihat di mesin pencari tersebut.

5. Selalu Belajar Hal Baru

Tidak peduli seberapa ahli Anda dalam bidang Anda saat ini, sangatlah bijak untuk mengingat bahwa segala hal saat ini selalu berubah dengan cepat sekali, lebih cepat dari yang Anda kira, dan sangat perlu untuk memperbarui pengetahuan Anda terhadap bidang atau industri yang Anda tekuni. Sangat penting juga untuk bisa mengikuti perubahan tren yang begitu cepat.

Memang membutuhkan waktu untuk membangun personal branding. Jika Anda tidak bisa untuk stay relevant, segala usaha Anda akan menjadi sia-sia. Jika Anda tidak ingin didiskreditkan, maka Anda harus siap untuk memiliki suplai artikel, jurnal, blog, dan berbagai buku untuk pegangan Anda.

Jangan pernah meremehkan untuk selalu belajar berbagai hal baru, mengembangkan keahlian baru, dan memperluas pengetahuan Anda.Jika Anda tidak berkembang, Anda akan terjebak stagnasi, dan stagnasi adalah musuh jiwa entrepreneurship.

Ketika Anda mulai menajamkan personal brand Anda, berbagai kesempatan baru akan datang kepada Anda. Orang-orang akan mulai melihat bahwa Anda memang memahami apa yang Anda katakan, dan mereka akan mengundang Anda untuk menjadi bagian dari cerita mereka. Bagaimanapun juga, jangan lupa bahwa betapa penting untuk bisa menyelesaikan berbagai hal dengan usaha kita sendiri. Terbukalah tentang kelemahan diri Anda. Hal ini akan semakin menunjukkan bahwa Anda adalah sosok yang manusiawi bagi yang lain.


Sumber : https://id.linkedin.com/pulse/cara-untuk-membangun-personal-branding-anda-allen-herlambang

Senin, 15 Januari 2018

TEHNIK MENEMUKAN IDE BISNIS

Kebanyakan orang sudah begitu menginginkan mempunyai usaha sendiri atau membangun bisnisnya. Namun mereka mentok disaat mau memulainya karena bingung memilih ide bisnis yang akan di jalankan.
Tidak sedikit akhirnya memulai dengan ikut-ikutan model bisnis orang lain yang dilihatnya cukup maju, tanpa memahami akan kemampuan dan market dari bisnis yang dijalankan. Akibatnya sudah bisa ditebak, yaitu kegagalan.
Bahkan ada pebisnis yang nekad langsung memulai usaha tanpa adanya perencanaan dan ide bisnis yang matang, sehingga kemudian usahanya menjadi sepi pembeli dan akhirnya gulung tikar. Tentu kita tidak ingin demikian, bukan?
Sesungguhnya dalam memulai bisnis yang pertama dilakukan adalah :
1. Menemukan ide bisnis
2. Menganalisa ide bisnis
3. Membuat Perencanaan Bisnis (Bisnis Plan)
Kenyataannya bisnis yang muncul dari ide kreatif dan dimatangkan dengan rencana bisnis yang komplit lebih memiliki peluang keberhasilan yang besar dibandingkan dengan bisnis yang hanya meniru-niru bisnis yang sudah ada tanpa adanya perencanaan (bisnis plan).
Dalam menemukan ide bisnis yang kreatif dan inovatif sebenarnya tidak terlalu sulit. Hal yang paling mendasar yang perlu dilakukan adalah membaca kondisi lingkungan dimana bisnis tersebut akan dijalankan.
Pada prinsipnya sebuah bisnis muncul sebagai solusi atas masalah yang terjadi. Misalnya, bisnis kuliner menjamur di lingkungan pemukiman mahasiswa karena sebagian besar mahasiswa tidak sempat lagi memasak dan menyiapkan makanan mereka sendiri.
Saya sudah mengatakan hal ini di buku saya “RAHASIA MENCIPTAKAN POHON UANG DALAM 3 BULAN” dan SEMINAR “BISNIS SUKSES TANPA RIBA” bahwa kita harus mampu mengubah masalah menjadi peluang.
Dimana Formula nya adalah :
PELUANG = MASALAH + POTENSI DIRI
Andaikan Anda bisa menyiasati masalah Anda atau masalah lingkungan Anda dan mengkombinasikannya dengan potensi atau kemampuan yang ada dalam diri Anda maka pasti akan tercipta peluang, yaitu peluang bisnis Anda.
Dengan demikian, semakin jeli kita bisa membaca situasi akan semakin mudah kita mengidentifikasi permasalahan yang terjadi. Pada gilirannya, mencetuskan ide bisnis kreatif dan inovatif pun akan terasa mudah.
Nah, kira-kira apa saja permasalahan yang terjadi di sekitar tempat tinggal Anda? Apa saja ide Anda untuk memberikan solusi atas permasalahan tersebut?
Jika kedua pertanyaan di atas terjawab dengan baik, maka yakinlah, ide Anda itu adalah cikal bakal sebuah bisnis!
 Milan Kundera, novelis Republik Ceko paling terkenal mencatat bahwa sebuah bisnis hanya memiliki 2 fungsi yaitu inovasi dan marketing.
Inovasi adalah setiap ide tentang barang, kejadian, metode yang dirasakan atau diamati sebagai sesuatu hal yang baru bagi seseorang atau sekelompok orang (masyarakat), baik itu berupa hasil invensi maupun diskoveri. Inovasi terkadang dipersepsikan sama artinya dengan kreatif.
Invensi adalah ide yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi dapat berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.  Umumnya disebut sebagai penciptaan atau perancangan sesuatu yang sebelumnya tidak ada; reka cipta. Contoh : Menciptakan Bola lampu sebelum bohlam ada.
Diskoveri (discovery) adalah suatu penemuan sesuatu yang sebenarnya benda atau hal yang ditemukan itu sudah ada, tetapi belum diketahui orang. Misalnya hutan pinus di imogiri, sebelumnya sudah ada namun belum banyak orang yang tahu, setelah dikembangkan dan di promosikan maka menjadi daerah wisata.
Dalam dunia bisnis, inovasi dapat dipahami sebagai penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya, bertujuan untuk memperlopori atau memperbaharui suatu produk, proses  atau jasa.
Agat bisa menemukan ide bisnis atau usaha yang inovatif dan kreatif, Anda bisa jadikan acuan dengan menggunakan tehnik sebagai berikut :

TEHNIK 1: IDE BISNIS DARI MASALAH PRIBADI
Terkadang masalah yang kita alami secara personal bisa menjadi sebuah ide bisnis yang brilian. Ambil contoh adalah munculnya ide layanan ojek berbasis aplikasi Go-Jek.
Sang Founder Nadiem Makarim pernah mengatakan bahwa ide Go-Jek sebenarnya muncul lantaran ia sering mendapati ojek langganannya nongkrong begitu lama hanya untuk menunggu calon penumpang.
Terinspirasi oleh masalah itulah, akhirnya muncul ide kreatif Nadiem untuk membuat aplikasi yang bisa membantu tukang ojek menemukan calon penumpang, atau sebaliknya penumpang yang langsung menemukan tukang ojek melalui bantuan teknologi.
TEHNIK 2: IDE BISNIS DARI MASALAH ORANG LAIN / LINGKUNGAN
Ide bisnis juga bisa ditemukan dengan mempelajari dan menganalisa masalah yang dikeluhkan oleh orang lain atau lingkungan terkait dengan produk atau bisnis yang sudah berjalan.
Dalam tahap ini, ide kreatif dan inovatif Anda dalam membaca masalah orang lain dan lingkungan menjadi kekuatan utama. Masukan data yang berisi informasi dari setiap calon customer menjadi salah satu syarat. Jika masukan calon customer baik melalui testimoni langsung, email, chatting maupun komplain bisa dianalisa dengan tepat, tidak mustahil bisa muncul sebuah ide bisnis baru yang lebih laku di pasaran.
Misalnya Anda menganalisa dan mengamati bahwa lingkungan dimana Anda akan membuka bisnis adalah lingkungan sekolah, kampus atau instansi, Anda bisa membangun bisnis jasa fotocopy dan penjilidan.
Bila lingkungan dimana Anda tinggal merupakan daerah yang jauh dari pom bensin, Anda bisa mulai dengan membuka usaha penjualan bensin eceran.
Prinsipnya amati lingkungan Anda apa masalah mereka dan berikan jawaban berupa manfaat dari produk Anda.
TEHNIK 3: IDE BISNIS DARI TREND YANG SEDANG BERKEMBANG
Metode selanjutnya untuk bisa menemukan sebuah ide bisnis adalah dengan memperhatikan trend yang sedang berkembang. Trend adalah sesuatu yang sedang dibicarakan oleh banyak orang saat ini dan kejadiannya berdasarkan fakta.
Anda bisa mengamati trend pada lingkungan sosial, politik atau lingkungan dan kemudian menjadikannya inspirasi memulai sebuah bisnis yang inovatif.
Contoh kasus adalah trend politik pilkada misalnya kita bisa mencari ide bisnis kreatif dan inovatif  terkait dengan kegiatan kampanye para kandidat calon kepala daerah. Misalnya Jasa pembuatan Kaos atau spanduk, atau Anda membuka usaha percetakan.
Contoh lain, misalnya trend baju hijab dan sya’ri, Anda bisa mengembangkan usaha penjualan atau pembuatan baju hijab dan sya’ri.
Nah, apa ide kreatif Anda untuk Trend yang ada saat ini? Apakah itu bernilai bisnis?
TEHNIK 4: IDE BISNIS MELALUI ATM (AMATI, TIRU DAN MODIFIKASI)
Bisnis yang sudah sukses dan mapan pasti memiliki sejumlah keunggulan. Dengan mengetahui keunggulan-keunggulannya, Anda juga bisa mulai membangun bisnis baru yang serupa tetapi dengan beberapa nilai lebih yang berbeda dengan bisnis aslinya.
Konsep sederhananya adalah ATM – amati, tiru dan modifikasi. Jadi, kemanapun Anda pergi, setiap yang Anda jumpai bisa menjadi ide bisnis untuk Anda duplikasi secara kreatif.
Misalnya Anda melihat toko kedai kopi yang selalu ramai, dimana keunggulannya adalah menyediakan kopi asli dan beberapa makanan ringan, Anda bisa kembangkan dengan membuat kedai kopi yang sama namun dengan konsep yang berbeda. Konsep yang melebihi dari konsep kedai kopi yang Anda ATM tersebut.
Nah, pada tahap ini apakah Anda pernah memikirkan bagaimana meniru sebuah bisnis yang sudah eksis lalu kemudian mengganti brand-nya dengan nama yang Anda sukai dan memberikan “nilai tambah” pada bisnis tersebut?
TEHNIK 5: IDE BISNIS DENGAN RISET PRODUK DAN BISNIS
Dengan bantuan media internet melalui fasilitas browsing, kini sangat mudah melakukan riset untuk menemukan ide produk atau bisnis yang inovatif.
Anda cukup mengetik kata kunci tertentu terkait dengan ide di kepala Anda, lalu tekan tombol enter dan akan bermunculan aneka produk sejenis atau terkait dengan ide bisnis Anda.
Melakukan riset produk adalah sesuatu yang perlu dilakukan untuk memastikan produk atau bisnis yang akan kita luncurkan akan mendapatkan “tempat” di pasar.
Nah, dari penelusuran ini Anda bisa begitu mudah memadukan beberapa produk atau bisnis yang sudah ada dan meramunya kembali menjadi sebuah bisnis baru yang inovatif.
Internet juga bisa digunakan untuk memastikan apakah sebuah ide bisnis betul-betul orisinil dan belum ada samanya di tempat lain.

IDE KREATIF KARENA OUT OF BOX
Anda sudah mempelajari ide-ide kreatif dan inovatif yang cenderung keluar dari pola pikir normatif yang lumrah kita jumpai.
Sebenarnya ada satu lagi yang bisa kita lakukan untuk memperoleh ide bisnis yaitu dari berpikir keluar dari kotak (out of box). Artinya ide-ide baru yang keluar dari cara berpikir yang tidak umum orang lakukan, pikiran yang keluar dari jalur yang semestinya. Maka sering disebut out of box.
Dalam proses menemukan ide bisnis yang kreatif, kita disarankan untuk berpikir di luar kotak (out of the box thinking).
 
Prinsipnya adalah pikirkan hal yang belum pernah dipikirkan oleh orang lain! Jika Anda mampu melakukannya pada setiap tahap dan sumber inspirasi ide bisnis di atas, maka Insya Allah akan mudah menemukan ide bisnis kreatif yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Ingatlah dan ini sangat disarankan, ide bisnis yang Anda telorkan sebaiknya harus mampu menjawab permasalahan yang ada. Tanpa kemampuan solutif menyelesaikan masalah customer, sebuah produk atau bisnis tidak akan berkembang dengan baik.
Jika ide bisnis Anda benar-benar kreatif dan inovatif, memberikan nilai kebermanfaatan bagi orang lain, maka kegiatan marketingnya akan semakin mudah dan tidak butuh biaya banyak.
Jangan Anda lupakan kata Milan Kundera bahwa Bisnis hanya memiliki 2 fungsi saja, yakni inovasi dan marketing. Jika inovasi Anda bagus dan tepat guna, maka menjualnya ke orang lain akan mudah dilakukan.
Karena itulah, sebenarnya tidak sulit menemukan sebuah ide bisnis. Ujian berat biasanya terjadi pada tahap bagaimana memulai bisnis tersebut sehingga bisa berhasil dan mapan, ini diperlukan analisa dan perencanaan ide bisnis.
Anda bisa lihat di Artikel saya yang membahas tentang Perencanaan Bisnis (Business Plan).
Nah, sekarang apa ide bisnis Anda?
Silahkan share pada bagian komentar di bawah ini agar setiap orang tahu Anda ingin membuat bisnis apa sehingga teman-teman yang lain bisa ikut memberikan doa agar segera terwujud dengan sukses.
Semoga Bermanfaat,
Salam Sukses Dunia dan Akhirat.

TIGA PRINSIP PERUBAHAN DASAR YANG BISA LANGSUNG MENGUBAH KEHIDUPAN PRIBADI


1. Naikkan Standar Nilai Anda

Kalau Anda tidak menetapkan standar minimal untuk apa yang akan Anda terima dalam kehidupan Anda, mudah sekali Anda merosot ke perilaku dan sikap atau kualitas kehidupan yang jauh dibawah yang pantas Anda dapatkan.

Dengan menaikkan standard nilai Anda maka akan ada motivasi untuk Anda bisa meraihnya, dan standard yang naik tentu akan meningkatkan kualitas hidup Anda.

2. Buang Anggapan Jelek tentang Anda. (Naikkan Keyakinan)

Jika Anda menaikkan standar-standar Anda, tetapi tidak benar-benar Yakin bahwa Anda bisa mencapainya, Anda sudah menyabotase diri sendiri. Anda bahkan tidak akan mencobanya; Anda tidak akan mempunyai kepastian yang memungkinkan Anda menggali kapasitas terdalam yang ada dalam diri Anda bahkan ketika Anda membaca ini.

Anggapan-anggapan tentang diri kita itu ibarat perintah yang tidak dipertanyakan lagi, yang memberi tahu kita segalanya apa adanya, apa yang mungkin dan tidak mungkin, apa yang sanggup dan tidak sanggup kita perbuat.

Anggapan-anggapan itulah yang membentuk setiap tindakan, setiap pikiran, dan setiap perasaan yang kita alami. Akibatnya, mengubah sistem keyakinan kita itu sangatlah sentral dalam mengadakan perubahan apa pun yang nyata dan langgeng dalam kehidupan kita.

Kita harus mengembangkan kepastian bahwa kita sanggup dan pasti memenuhi standar-standar baru itu sebelum benar-benar memenuhinya.

Tanpa mengendalikan sistem keyakinan Anda, boleh saja Anda menaikkan standar-standar Anda setinggi mungkin, tetapi Anda tidak akan pernah mempunyai keyakinan yang memadai untuk mendukungnya.

Berapa banyakkah yang akan dicapai Gandhi menurut Anda, seandainya ia tidak yakin dengan segala keberadaannya, akan kuasa perlawanan tanpa kekerasan?

Keselarasan keyakinannya itulah yang memberinya akses pada sumber-sumber daya batinnya yang memberdayakannya untuk menghadapi tantangan-tantangan yang pasti akan menggoyahkan seseorang yang kurang mempunyai komitmen.

Keyakinankeyakinan yang memberdayakan—kepastian—adalah daya di balik sukses besar mana pun dalam sejarah.

3. Ubahlah Strategi Anda

Untuk memelihara komitmen Anda, Anda butuh strategi-strategi terbaik untuk mencapai hasil. Salah satu keyakinan inti saya adalah bahwa kalau Anda tetapkan standar yang lebih tinggi, dan Anda sungguh-sungguh meyakininya, Anda pasti akan menemukan strategi-strateginya. Pasti Anda temukan jalannya.

Dalam kehidupan ini, banyak orang mengetahui apa yang harus diperbuat, tetapi tidak banyak yang benar-benar melaksanakan apa yang mereka ketahui

Mengetahui tidaklah cukup! Anda harus mengambil tindakan.


Semoga bermanfaat.. Bila bermanfaat share..

Salam Sukses Dunia Akhirat,


*)sumber : Seminar Anthony Robbin.

Minggu, 14 Januari 2018

POLA ALOKASI KEUANGAN BISNIS


POLA ALOKASI KEUANGAN BISNIS DARI MODAL BERUTANG

Apabila modal bisnis Anda dari berutang, saya sarankan segera jual jaminan aset utang tersebut bila jaminannya atas nama Anda pribadi.

Mengapa? Ketahuilah bahwa hampir 90% kejatuhan bisnis adalah akibat modal bisnisnya diperoleh melalui pinjaman bank atau pinjaman dari investor yang mengandung riba. Ketahuilah Riba itu haram maka hindarilah.

Apabila perolehan modal dari utang yang jaminannya tidak memungkinkan untuk Anda jual, misalnya jaminan utangnya dari aset atas nama orang lain atau keluarga, maka Anda harus segera bisa mengembalikannya dan menjaga agar aset tersebut bisa diselamatkan.

Aset jaminan bisa diselamatkan tentunya bila bisnis Anda bisa selamat dulu, bukan? Oleh karena itu formula pola ini harus segera Anda laksanakan demi penyelamatan bisnis Anda. Perhatikan benar polanya bahwa bagian yang dibayarkan untuk pembayaran utang adalah diambil dari laba bisnis (net profit), bukan dari omset bisnis Anda.

Omset Anda harus digunakan terlebih dahulu untuk pembayaran pengeluaran seperti : Gaji Anda, gaji karyawan, utang suplier dan biaya operasional bisnis.

Pengaturan  pola keuangan bisnis harus dilakukan dengan cara mengalokasikan net profit bisnis, baik bisnis yang dihitung perhari, perbulan, perkuartal ataupun tahunan dengan pola sebagai berikut :

1). Sebesar 10% dari net profit usaha, Anda keluarkan terlebih dahulu sebagai sedekah.
Apakah sedekah ini boleh untuk keluarga saya? Boleh-boleh saja.

Prinsipnya hampir sama dengan pola alokasi keuangan pribadi bahwa sedekah ini harus dikeluarkan sebagai ungkapan syukur kita karena Ridho Allah atas bisnis yang kita jalankan.

2). Profit usaha sebesar 20%-nya disisihkan  sebagai tabungan untuk pengembangan bisnis Anda.

Gunakan tabungan ini disaat bisnis Anda ingin dikembangkan, misalnya untuk menambah alat-alat produksi ataupun stock. Penggunaan tabungan ini pada prinsipnya hanya untuk pengembangan bisnis.

Jangan gunakan tabungan ini untuk hal lain selain pengembangan bisnis Anda. Anda harus memegang teguh hal ini. Apabila pengembangannya memerlukan modal besar, maka simpanlah sebagai tabungan sampai dirasakan cukup.

Seandainya penggunaannya bisa langsung dibelanjakan, bijaksanalah bahwa pengembangan bisnis Anda dilakukan berdasarkan kebutuhan yang memang marketnya sudah ada. Sehingga pengembangan bisnis Anda tidak sia-sia.

3). 30% dari Profit gunakan untuk membayar utang perusahaan Anda.
Pahami ini bukan utang karena stock barang yang Anda beli dari suplier, tetapi utang modal yang mungkin dulu Anda ambil dari Bank. ( Sekarang sudah taubat kan, tapi utangnya harus dibayar).

Utang barang atau kebutuhan bisnis dari suplier harus Anda bayarkan dari omset perusahaan yang dananya Anda ambil dari cash flow usaha. Sehingga masuk dalam catatan keuangan bisnis.

Kebanyakan pebisnis membayar utang mengambil dari omset usaha, sehingga mengganggu stabilitas usahanya. Giliran bayar gaji karyawan, bayar supplier dan biaya lainnya kebingungan karena dananya terpakai bayar utang modal pertama.

Dulu saya melakukan ini, sehingga menyebabkan kehancuran bisnis saya, tentu juga karena memang karena dosa riba. Maka Ubah pola keuangan bisnis Anda, dengan membayar utang modal bank dari profit yang Anda sisihkan.

Disamping bisnis Anda tidak terpengaruh, karyawan Anda pun tenang dan tetap memperoleh gaji dengan aman. Ingat Utang Modal adalah RESIKO dan DOSA ANDA bukan karyawan Anda maka jangan korbankan mereka.

Langkah selanjutnya adalah membuat catatan utang modal bisnis Anda, dan bayarkan secara proporsional dari total 30% laba bisnis. Ini sama teknisnya dengan pengalokasian pembayaran utang pribadi.

Bila kurang tentu Anda harus bernegoisasi dengan pihak Bank agar utang bisa dicicil sesuai dengan besarnya profit yang Anda sisihkan ini.

4). Bagian 40% dari profit berikan kepada para pemegang saham.

       Bila Anda pemegang saham tunggal maka bagian ini adalah penghasilan Anda. Sehingga setelah dana ini masuk dalam rekening pribadi Anda gunakan pola alokasi penghasilan pribadi, yaitu untuk sedekah, tabungan investasi dan kebutuhan hidup keluarga.

Bila  Anda rasakan bahwa melalui gaji sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda, maka bagian ini bisa Anda langsung alokasikan untuk menambah modal bagi pengembangan usaha bisnis Anda ini.

Bagaimana bila bisnis ini bekerjasama dengan partner? Informasikan teknis pembagian share ini kepada partner Anda sehingga dia mengerti dan mau ikut mengawasi sistem pembagian share ini.

Saran saya bila bisnis Anda merupakan kerjasama dengan orang lain, bicarakan dari sekarang bahwa pola pembayaran utang akan menggunakan sistem ini, berikan dia penjelasan atau persilahkan untuk membaca artikel ini juga atau membaca Buku LUNAS UTANG dan BISNIS TANPA RIBA.

Saya rasa ia akan sangat setuju kenapa? Karena dengan pola ini bisnisnya akan terselamatkan dari kehancuran.

       POLA ALOKASI KEUANGAN BISNIS DARI MODAL TIDAK BERUTANG

Apabila modal bisnis Anda dari modal sendiri tanpa berutang tentu akan sangat mudah mengalokasikannya. Kuncinya hanya tinggal pisahkan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi tadi.

Puji dan syukur pada Allah bahwa bisnis saya sekarang berjalan tanpa utang riba, sehingga sudah menggunakan pola alokasi keuangan ini. Saya berharap Anda pun segera masuk menggunakan pola alokasi keuangan bisnis ini.

Pengaturan  pola keuangan bisnis tanpa utang pun harus dilakukan dengan cara net profit usaha yang dialokasikan baik usaha yang dihitung perhari, perbulan, perkuartal ataupun tahunan. Pengaturannya dengan pola sebagai berikut :

1. Sebesar 10% dari net profit usaha, Anda keluarkan terlebih dahulu sebagai sedekah.

Penggunaan sedekahnya sama polanya dengan pola alokasi keuangan pribadi, seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, bisa digunakan untuk keluarga terlebih dahulu kemudian untuk masjid atau orang lain yang membutuhkan.

Bisa juga Anda khususkan bagi membantu salah satu yayasan sosial yang Anda tunjuk, sehingga bisnis Anda rutin setiap bulannya atau setiap Anda menghitung laba usaha bisa memberikan bantuan sedekah.

 2. Profit usaha sebesar 30%-nya disisihkan  sebagai tabungan untuk pengembangan bisnis Anda.

Penggunaan tabungan ini pun sama. Hanya digunakan untuk pengembangan bisnis Anda. Pahami betul dan komitmenkan tabungan ini hanya untuk pengembangan bisnis Anda.
 3. Bagian 60% dari profit berikan kepada para pemegang saham.

     Bila Anda pemegang saham tunggal maka bagian ini adalah penghasilan Anda.

Seandainya bisnis Anda dari kerjasama dengan partner lain maka pembagian dari deviden ini pun seperti yang dipaparkan diatas, bagikan kepada siapa para pemegang saham dari bisnis Anda.

Tentunya dengan terlebih dahulu memberitahukan bahwa pola pembagian deviden sekarang berubah.

Seandainya ini milik usaha Anda sendiri, kemudian Anda mau merubah pola prosentase alokasi dari laba bisnis ini, misalnya dibesarkan di sedekahnya, Atau di pengembangan usahanya.

Boleh-boleh saja, lakukan sebatas yang baik dan sesuai dengan target yang Anda inginkan.

Bila Anda ingin target sedekahnya yang besar, maka perbesar prosentase sedekah. Bila dipengembangan bisnis yang ingin Anda fokuskan, maka prosentase tabungan pengembangan bisnis yang Anda besarkan.

 
p